PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengunjungi umat Katolik di Gereja Katedral Bogor saat hari Natal, Minggu 25 Desember 2022.
Umat bersukacita atas kunjungan tersebut.
Beberapa umat berupaya mendekat, walau presiden dijaga ketat Paspampres.
Ada yang tak biasa dari perayaan ekaristi Natal pagi pukul 08.30 WIB. Pengamanan lebih ketat dari biasanya, setiap umat yang masuk diperiksa lebih serius dengan berbagai peralatan untuk mendeteksi bahan berbahaya.
Belasan orang dengan badan tegap dan kokoh berbaris sembari menyisir area gereja Katedral Bogor. Sebagian mengenakan pin bertuliskan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden).
Ternyata Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dikabarkan akan mengunjungi Gereja Katedral Bogor dan ini adalah yang pertama kalinya.
Sekitar pukul 09.15 WIB jalanan mulai sepi dan mobil berplat RI 1 datang diikuti pengamanan super ketat.
Dengan busana batik Presiden Jokowi turun dari mobil disambut oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Bogor RD Yohanes Suparta dan Pastor Paroki BMV Katedral Bogor RD Paulus Haruna.
Disambut lambaian tangan ratusan umat yang tengah beribadah, Presiden Jokowi masuk ke gedung pastoran untuk bersilaturahmi.
Walaupun dengan pengamanan yang ketat, seperti biasanya Jokowi tetap ingin hadir dan menyapa warganya yang ada di Gereja BMV Katedral Bogor.
Pada saat pengumuman gereja, Jokowi diajak masuk ke dalam Gereja untuk menyapa seluruh umat.
“Mari kita berikan tepuk tangan yang meriah untuk Presiden kita Bapak Jokowi,” ucap Pastor Haruna di mimbar gereja.
Ia merasa kehadiran Presiden Jokowi adalah hadiah Natal yang indah untuk umat di Paroki Katedral. “Walaupun singkat, kehadiran Presiden Jokowi bersama Bapak Wali Kota Bogor Bima Arya adalah hadiah Natal yang luar biasa untuk kita semua. Ini adalah kali pertama Presiden Jokowi masuk ke Gereja Katedral Bogor,” lanjut Pastor Haruna diikuti riuh tepuk tangan seluruh umat.
Jokowi juga diberikan kesempatan untuk menyapa umat melalui mimbar oleh Pastor Suparta.
“Silakan pak jika ingin menyapa para umat,” bisik Pastor Suparta kepada Presiden Jokowi.
Artikel Terkait
Santa Teresia dari Avilla, Perawan Mistisi dan Pujangga Gereja Katolik
Bangun Gereja Katolik Stasi Santo Gabriel Desa Peniti Dalam II Umat Berharap Uluran Tangan Donatur
Habemus Episcopum saat Uskup Baru Terpilih. Apa Bedanya dengan Habemus Papam, Umat Katolik Wajib Tahu
Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia Serahkan Hadiah Khusus kepada Paus Fransiskus di Vatikan
Vatikan Dukung Paguyuban Wartawan Katolik Republik Indonesia Kampanye Perdamaian
Novena yang Tak Pernah Gagal: Doa Katolik