Dewan Direksi Millennium Challenge Corporation Setujui Hibah Pembangunan untuk Indonesia 698 Juta Dolar

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 16 Desember 2022 | 13:50 WIB
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim menggelar jumpa pers di Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu (7/12/2022). (ANTARA/Asri Mayang Sari)
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim menggelar jumpa pers di Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu (7/12/2022). (ANTARA/Asri Mayang Sari)

PONTIANAKGLOBE.COM, WASHINGTON -- Dewan Direksi Millennium Challenge Corporation (MCC) secara bulat menyetujui usulan hibah Indonesia Compact senilai $698 juta yang mencakup $649 juta dari Amerika Serikat dan kontribusi sebesar $49 juta dari Pemerintah Indonesia.

Usulan hibah Indonesia Compact dirancang untuk meningkatkan infrastruktur transportasi dan logistik Indonesia, mengembangkan infrastruktur berkualitas tinggi dan sadar iklim di lima provinsi sekaligus membuka akses keuangan bagi para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Hibah ini akan memanfaatkan sumber daya milik Indonesia dan fokus pada keberlanjutan dan skalabilitas, meningkatkan ketahanan negara terhadap perubahan iklim dan guncangan eksternal lainnya sambil menciptakan lebih banyak peluang bagi bisnis untuk mengakses modal pasar,” ujar Chief Executive Officer MCC, Alice Albright, baru-baru ini seperti dirilis US Embassy and Consulates in Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.

“Ini akan sangat berdampak terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia yang menghasilkan sekitar 60 persen PDB negara dan mempekerjakan hampir semua tenaga kerja sektor swasta negara.”

Usulan hibah yang merupakan salah satu hibah bilateral terbesar dalam sejarah MCC ini diharapkan dapat memberikan manfaat di berbagai provinsi prioritas dengan populasi gabungan mencapai lebih dari 23 juta orang Indonesia, termasuk lebih dari 48.000 UMKM.

“Meningkatkan akses keuangan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, terutama yang dimiliki perempuan, akan memungkinkan seluruh segmen populasi untuk memulai, membangun, dan menumbuhkan generasi usaha baru, menarik lebih banyak investor sektor swasta sambil menciptakan peluang perdagangan regional,” tambah Albright.

Selain penerapan reformasi kebijakan dan kelembagaan, usulan program hibah ini akan mencakup tiga proyek terpisah yang masing-masing bertujuan untuk menjawab kendala ekonomi berbeda yang diidentifikasi melalui analisis bersama, dan selaras dengan prioritas pembangunan Indonesia sendiri:

“Proyek Memajukan Aksesibilitas Transportasi dan Logistik Lanjutan” (Advancing Transport and Logistics Accessibility Services Project/ATLAS) senilai $350 juta yang bertujuan untuk meningkatkan perencanaan dan persiapan transportasi di provinsi sasaran dengan mempersiapkan, menyusun, mengadakan, dan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah.

“Proyek Pengembangan Pasar Keuangan” (Financial Market Development Project/FMDP) senilai $95 juta, yang akan mengatasi akar penyebab pasar pembiayaan proyek dan pasar modal yang belum berkembang dengan membangun kapasitas dan memobilisasi keuangan hijau dan mekanisme keuangan campuran lainnya.

“Proyek Keuangan Akses ke Pembiayaan untuk Usaha Milik Perempuan / Mikro, Kecil, dan Menengah” (Access to Finance for Women-owned / Micro, Small, and Medium Enterprises Finance Project/W/MSME) senilai $136 juta yang bertujuan untuk meningkatkan pinjaman dari penyedia layanan keuangan formal kepada usaha-usaha ini di provinsi sasaran dengan mengumpulkan dan menganalisis data kinerja keuangan dan teknis UMKM, serta memberikan bantuan teknis, pelatihan literasi digital dan keuangan, dan dukungan pengembangan bisnis berbasis permintaan lainnya.

Proyek Pengembangan Pasar Keuangan akan fokus pada tingkat nasional sedangkan dua program lainnya akan dilaksanakan pada tingkat daerah di provinsi Sulawesi Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bali, dan Sumatra Selatan.

MCC sebelumnya bermitra dengan pemerintah Indonesia dalam program ambang batas senilai $55 juta untuk memperkuat sejumlah lembaga antikorupsi penting dan menargetkan imunisasi anak.

Selain itu, pada 2013, MCC berinvestasi dalam program hibah senilai $474 juta untuk memodernisasi prosedur pengadaan pemerintah, meningkatkan kesehatan dan gizi, memperluas energi berkelanjutan, dan memperkuat pengelolaan sumber daya alam.

Setelah hibah baru diimplementasikan, total investasi MCC di Indonesia akan menjadi sekitar $1,2 miliar.

Millennium Challenge Corporation adalah badan independen pemerintah AS yang bekerja untuk mengurangi kemiskinan global melalui pertumbuhan ekonomi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: US Embassy and Consulate In Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X