PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Setelah lama, akhirnya penyebab kematian dari keluarga di Kalideres, Jakarta Barat terungkap.
Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi menggunakan berbagai upaya.
Termasuklah melibatkan berbagai pihak yang kompeten, termasuk kedokteran forensik.
Bahkan kini polisi sudah mengetahui urutan dan penyebab kematian dari keluarga tersebut berhasil diungkap.
BACA JUGA: Lagi, Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Wilayah Maluku Tenggara
Dokter forensik Asri M Pralebda mengatakan hasil tersebut diperoleh setelah dilakukan pemeriksaan luar dan dalam terhadap empat jenazah keluarga.
Kesimpulan urutan kematian dalam kasus tersebut yakni diawali dengan kematian Rudiyanto, lalu Renny Margaretha, kemudian Budiyanto, dan terakhir adalah Dian.
Budyanto setelah diperiksa ternyata memiliki riwayat penyakit jantung.
Setelah diperiksa menyeluruh penyebab kematiannya, dipastikan kematiannya karena serangan jantung terbaru dan tergolong akut.
“Kematian yang pasti dari Pak Budyanto adalah serangan jantung yang baru atau akut,” ujar Asri dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat 9 Desember 2022.
Dalam paparan yang disampaikan, diungkapkan bahwa Rudiyanto meninggal karena pendarahan saluran cerna.
Artikel Terkait
Polisi dan Dokter Forensik Masih Periksa 4 Jenazah Mengering di Kalideres
Penemuan Empat Mayat di Kalideres, Keluarga Akui Sudah 5 Tahun Tak Komunikasi dengan Korban
Satu Keluarga yang Meninggal di Kalideres Diduga Akibat Menganut Sekte Tertentu, Benarkah?
Polisi Sebut Sebab Kematian Bukan karena Kelaparan dan Temuan Mobil Korban, Berikut Update Kasus Kalideres
Kematian Keluarga di Kalideres Menurut Ahli Sosiologi Agama Bukan karena Ikut Sekte, Jadi Apa Penyebabnya?