The LETTER: A Message for Our Earth: Film Pesan Vatikan untuk Selamatkan Bumi dari Kehancuran

photo author
Paulus Mashuri, Pontianak Globe
- Minggu, 9 Oktober 2022 | 18:10 WIB
Laudato Si (The Letter: A Message for Our Earth )
Laudato Si (The Letter: A Message for Our Earth )

Untuk mewujudkan semangat Laudato Si, Paus Fransiskus meluncurkan Laudato Si Action Platform (LSAP) pada World Day of the Poor tanggal 14 November 2021 selama 7 tahun untuk 7 sektor dengan 7 goals yaitu Respond to The Cry of The Earth, Respond to The Cry of The Poor, Ecological Economics, Adoption of Sustainable Lifestyle, Ecological Education, Ecological Spirituality, dan Community Engagement and Participatory Action.

Film dengan durasi 1 jam 21 menit 20 detik diawali dengan kisah orang Senegal Bernama Bilal Seck atau Billy, seorang pengungsi akibat krisis iklim.

Billy memutuskan mengungsi meninggalkan daerah tempat tinggalnya yang sudah rusak terkena naiknya muka air laut.

Kehidupan menjadi sulit.

Tidak cukup pekerjaan untuk semua.

Mengungsi adalah pilihan untuk kemungkinan hidup lebih baik. Banyak pengungsi meninggal ketika perahu mereka tenggelam.

Kata Paus Fransiskus menjadi terbiasa dengan penderitaan orang lain adalah sangat berbahaya dan merupakan penyakit yang gawat.

 

Dikritik Sekaligus Dipuji

Tahun 2015 Paus Fransiskus diundang untuk berbicara di Sidang Umum PBB.

Ada cukup banyak orang yang mengritik bahwa Paus Fransiskus dinilai tidak punya otoritas untuk berbicara mengenai situasi bumi.

Ada yang menganggap Paus Fransiskus menerima informasi yang keliru mengenai situasi bumi.

Di pihak lain, ada cukup banyak orang yang menghargai Paus Fransiskus yang berani menerbitkan Laudato Si yang dinilai sebagai dokumen yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup planet bumi.

Paus Fransiskus mengingatkan bahwa di bumi ini semuanya saling terhubung dan kita semua dipanggil untuk mendengarkan penderitaan ibu bumi dan sekaligus penderitaan orang miskin.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Paulus Mashuri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X