Profil Singkat Ganjar Pranowo Capres PSI. Berawal dari Penasihat Hukum Terjun ke Dunia Politik Gabung PDIP

photo author
Tim Pontianak Globe 01, Pontianak Globe
- Rabu, 5 Oktober 2022 | 16:27 WIB
Potret Ganjar Pranowo capres PSI yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Jawa tengah  (Wikipedia )
Potret Ganjar Pranowo capres PSI yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Jawa tengah (Wikipedia )

Profil Singkat Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo Gubernur Jateng, lahir pada 28 Oktober 1968. Menjabat Gubernur Jateng selama dua periode sejak 2013.

Lahir di Karanganyar pada 28 Oktober 1968. Anak kelima dari enam bersaudara dari pasangan Parmuji Pramudi Wiryo dan Sri Suparmi.

Saudara kandungnya, yaitu Pri Kuntadi, Pri Pambudi Teguh, Joko Prasetyo, Prasetyowati dan Nur Hidayati.

Ayahnya, berprofesi sebagai polisi dan sempat ditugaskan mengikuti operasi penumpasan PRRI atau Permesta.

Nama asli Gubernur Jateng ini, Ganjar Sungkowo yang artinya Ganjaran dari kesusahan atau kesedihan.

Namun, ketika akan memasuki sekolah dasar, nama Sungkowo diganti menjadi Pranowo oleh orang tuanya.

Alasan orangtua Ganjar mengganti namanya adalah karena rasa ketakutan dari orang tua Ganjar jika nama Sungkowo tetap maka sang anak kelak selalu berkubang dengan kesialan dan kesusahan.

 

Jiwa Kepemimpinan

Jiwa kepemimpinan Ganjar sudah tampak dari usia kanak kanaknya. Waktu berada di sekolah dasar, Ganjar telah menjabat sebagai ketua kelas.

Saat akan memasuki SMP, keluarganya pindah ke Kutoarjo mengikuti tempat di mana ayahnya ditugaskan.

Ganjar melanjutkan studinya di SMA Bopkri 1 Yogyakarta. Saat dia aktif mengikuti kegiatan kepramukaan atau Dewan Ambalan.

Setelah lulus SMA, Ganjar melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum di Universitas Gadjah Mada. Dia kemudian bergabung dengan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Hukum UGM, dia bekerja di lembaga konsultan HRD di salah satu perusahaan di Jakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Jakarta Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X