inter-nasional

Hati-Hati Ya, Presiden Jokowi Copot Pangdam, Kapolda Jika Karhutla Terjadi

Rabu, 8 Februari 2023 | 18:29 WIB
Presiden Jokowi didampingiPanglima Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo bahas karhutla (Sumber: Tangkapan layar youtube Sekretariat Negara)

PONTIANAKGLOBE -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), Panglima Daerah Militer (Pangdam) dan Komandan Resor Militer (Danrem) menjaga wilayahnya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang besar.

Jokowi mengatakan janji dia saat 7 tahun masih berlaku mencopot Kapolda, Pangdam, dan Danrem yang tidak membiarkan ada wilayahnya terjadi karhutla.

"Hati-hati, janjia 7 tahun lalu masih berlaku sampai sekarang (copot Kapolda, Pangdam) kalau ada kebakaran besar. Itu tanggung jawab Pangdam, Kapolda dan Danrem," kata Presiden Jokowi Youtube Sekretariat Negara RI dikutip Pontianak Globe, Rabu (8 Februari 2023).

Hal itu disampaikannya setelah bertemu dengan jajaran petinggi TNI yang dihadiri Panglima Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Rabu siang tadi.

Presiden mengutarakan ada provinsi rawan karhutal yakni Riau, Sumatra Utara, dan Kalimantan. Menurutnya, TNI dan Polri sudah mulai mengantisipasi kenaikan suhu akhir Februari dan Maret yang membuat rawan terjadi karhutla.

Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengutarakan daerah-daerah rawan karhutla sudah harus mulai meningkatkan kewaspadaan. Dia menjelaskan dari pantauan BMKG ada intesitas La Nina yang terus melemah menuju kondisi El nino yang terus bertahan pada pertengahan 2023.

Hal itu, kata dia, akan terjadi potensi musim kemarau lebih kering pada 2023 dibandingkan dengan 3 tahun belakangan pada 2020 dan 2022.

"Kewapadaan harus ditingkat di daerah-daerah kategori rawan karhutla di Sumatra dan Kalimantan," kata Dwikorita.

 

Tags

Terkini