PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Muhamad Faishal ditunjuk sebagai Juri Piala Internasional CIETAC ke-20 di China.
Tahun ini adalah penyelenggaraan untuk ke-20 kalinya sejak debutnya pada tahun 2000.
Penyelenggara Piala CIETAC adalah China (CIETAC).
Kompetisi ini merupakan acara tahunan dan selalu diselenggarakan di Cina sejak dimulai pada tahun 2000.
CIETAC Cup telah sukses diselenggarakan sebanyak 20 kali dan diikuti oleh lebih dari 15.000 mahasiswa dari lebih dari 250 fakultas hukum universitas terkemuka dunia.
Muhamad Faishal, seorang calon pengacara internasional yang sangat muda dan bercita-cita tinggi pada usia 22 tahun, adalah juri termuda dalam sejarah CIETAC Cup China.
Merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan bagi pemuda Indonesia untuk duduk sebagai juri bersama dengan pengacara senior seperti Chengjie Wang, Ketua Panel Arbitrase China International Economic and Commercial Arbitration Commission (CIETAC), dan Nicolas Coster yang memiliki firma hukum di Prancis dan Asia, Coster Associates Law Firm.
Semasa kuliah, Muhamad Faisal juga beberapa kali sangat aktif mengikuti kompetisi arbitrase internasional, yang menjadikannya kaya pengalaman dan langkah maju untuk mempersiapkan diri menjadi pengacara terbaik . tentang dunia dan masa depan. Piala CIETAC tahun ini akan diadakan dari 28 November hingga 2 Desember 2022.
Piala CIETAC merupakan forum penting untuk promosi prestasi hukum mahasiswa, pengembangan arbitrase internasional dan promosi kerja sama dan pertukaran dalam komunitas arbitrase internasional. Tujuan Piala CIETAC adalah untuk mempromosikan generasi muda profesional arbitrase internasional dunia dan membawa kasus seperti Willem C. Vis Perdebatan Arbitrase Komersial Internasional ("Vis Moot"). Piala CIETAC adalah tes kualifikasi untuk Vis Moot di China Daratan dan persiapan tercatat pertama untuk Vis Moot di dunia. CIETAC mensponsori pemenang dan runner-up CIETAC CUP di Vis Moot di Wina dan Vis East Moot di Hong Kong.