Arouna berterima kasih kepada semuanya karena merasakan kebersamaan sebagai satu keluarga yang siap berjuang bersama untuk membangun masa depan.
Chief Dada mengatakan sekarang ia tidak akan pernah merasa takut lagi karena ia merasa tidak sendirian lagi.
Ia yakin bahwa penderitaan seseorang adalah penderitaan kita semua. Lorna merasa sangat kesakitan karena merasa tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong mereka yang menderita.
Ridhima mengajak semuanya untuk bertindak mengatasi krisis iklim dan menjadi perubahan yang ingin kita saksikan dan alami dalam kehidupan ini.
Kesempatan memilih jalan
Film ditutup dengan Lorna yang mengingat pada awalnya mereka berkumpul sebagai orang asing yang datang dari berbagai latar belakang, namun akhirnya berbagi mimpi yang satu.
Lorna yakin bahwa masih ada harapan dan perubahan kalau kita membangun aliansi.
Arouna tidak bisa berhenti membayangkan dirinya sedang dalam penjelajahan bersama menuju masa depan. Chief Dada semakin yakin bahwa masa depan Amazon tergantung kita semua.
Ridhima mengajak semuanya bertindak mengatasi krisis iklim dengan menjadi perubahan yang kita mimpikan.
Greg Asner menemukan bahwa perspektif hidup dan karirnya berubah. Martin Robin yakin bahwa setiap orang mempunyai kisahnya sendiri.
Paus Fransiskus menutup dengan mengatakan kita saling membutuhkan. Tidak ada manusia yang sendirian.
Kita hanya bisa membangun masa depan di mana setiap orang mengambil bagian.
Sesudah film selesai dibuat, Arouna menjadi mahasiswa sambil bekerja di Maison de la Garde pimpinan Issa Kouyate yang aktif dalam usaha penghijauan dan edukasi orang muda.
Ia ikut serta dalam proyek pemberdayaan petani perempuan, membangun klinik kesehatan, dan pembuatan jalan penghubung sepanjang 7 kilometer.