Surat Paus untuk umat
Di awal film, Dr. Lorna Gold menyapa penonton dengan mengatakan bahwa Paus Fransiskus menulis surat untuk kita semua.
Pada umumnya orang tidak percaya bagaimana mungkin paus menulis surat untuk mereka.
Sesungguhnya memang benar bahwa Paus Fransiskus menulis surat untuk kita semua.
Paus Fransiskus ingin menyapa dan berdialog dengan semua orang yang tinggal di planet bumi rumah kita bersama mengenai apa yang terjadi dengan bumi kita dan apa yang harus kita lakukan.
Lalu Fr. Joshtorm Kureethadam dari The Vatican Dicastery for Promoting Integral Human Development yang saat ini dipimpin Kardinal Michael Czerny menjelaskan proses memilih lima orang aktivis lingkungan hidup dari berbagai latar belakang untuk dipertemukan dengan Paus Fransiskus.
Kelima orang itu yaitu Arouna Kande seorang pemuda dari Senegal yang beragama Islam mewakili voices of the poor, Chief Dada Borari dari hutan Amazon di Brazil yang menganut agama asli mewakili voices of the indigenous people, Ridhima Pandey seorang gadis muda berusia 13 tahun dari India yang beragama Hindu mewakili voices of the youth, serta suami istri Dr. Greg Asner dan Dr. Robin Martin ahli biologi kelautan dari Hawaii yang mengaku tidak menjalani kehidupan beragama mewakili voices of the wildlife.
Kardinal Peter Turkson yang memimpin The Vatican Dicastery for Promoting Integral Human Development (2017-2021) nampak wajahnya dalam film ini.
Keberanian memilih nama St. Fransiskus Assisi
Film ini tentu saja juga menampilkan Paus Fransiskus. Tahun 2013 ketika terpilih menjadi paus, beliau memilih nama St. Fransiskus Assisi (1182-1226).
Kardinal Cantalamessa mengatakan belum ada paus yang berani menggunakan nama St. Fransiskus Assisi karena artinya harus berani menjawab tantangan yang sangat besar untuk mengikuti jejak teladan kehidupan St. Fransiskus Assisi.
Paus Fransiskus memilih nama St. Fransiskus Assisi yaitu orang yang mencintai orang miskin, pembawa damai, dan orang yang mencintai dan melindungi ciptaan karena merasakan sekarang ini kita tidak mempunyai relasi yang baik dengan seluruh alam ciptaan.
Paus Fransiskus berharap benih yang ada di dalam hidup St. Fransiskus Assisi akan tumbuh di dalam hati banyak orang.