Sebelumnya Ketum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, mengatakan, percaya bahwa anak-anak zaman sekarang baik.
Nasdem, kata Surya Paloh, sudah memilih yang terbaik, makanya menjatuhkan pilihan kepada Anies Baswedan.
Nasdem menyakini, Anies Baswedan memiliki pemikiran-pemikiran dalam baik secara makro maupun mikro sejalan,” katanya dalam konferensi pers.
"Kenapa Anies Baswedan, jawabannya adalah why not the best,” kata Paloh.
Anies Baswedan memang sudah menjadi incaran Nasdem. Sejak tahun 2019, Ketum Nasdem Surya Paloh telah mengisaratkan akan mengusung Anies Baswedan sebagai Capres.
Nasdem lalu menggelar konvensi Capres 2024, diantara nama yang diseleksi adalah Anies Baswedan.
Dan puncaknya, saat Ketum NasDem Surya Paloh mengumumkan secara resmi Anies Baswedan sebagai Capres Nasdem.
Data terbaru Survei Survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkap keunggulan Anies Baswedan.
Dalam simulasi dilakukan CSIS, jika Anies Baswedan duel satu lawan satu dengan Prabowo Subianto atau Ganjar Pranowo maka Anies Baswedan pemenangnya.
Pada data CSIS saat Anies Baswedan duel dengan Ganjar Pranowo hasilnya, Anies Baswedan meraih 47,8% sementara Ganjar Pranowo 43,9%. Belum menentukan pilihan: 0,8%, Tidak jawab: 7,6%.
Sedangkan saat Anies Baswedan duel dengan Prabowo Subianto, Anies Baswedan 48,6% sementara Prabowo Subianto meraih 42,8% dan 8,3 persen responden merahasiakan jawabannya. ****