inter-nasional

Benarkan Lagu Genjer-genjer Dilarang di Indonesia? Sudah Ada Lho Band Indie yang Berani Meng-Cover Lagu Ini

Jumat, 30 September 2022 | 10:39 WIB
Lagu Genjer-genjer yang Dianggap sempat dilarang dinyanyikan di era Orde Baru. Genjer-genjer diidentikkan dengan PKI pascaperistiwa G30S/PKI. Kini, sudah ada yang berani meng-cover lagu Genjer-genjer. Di antaranya oleh Dengue Fever band band asal Kamboja, juga pernah diaransemen Jawaika asal Malang (IST)

PONTIANAKGLOBE.COM - Di era Orde Baru lagu Genjer-genjer dilarang dinyanyikan. Lagu tersebut dianggap identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Apa lagi ada yang mengaitkan lagu Genjer-genjer diyanyikan oleh anggota Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) dan Pemuda Rakyat -- yang disinyalir underbow PKI -- saat para jenderal diculik, diinterogasi, hingga disiksa di Lubang Buaya.

Kondisi ini lah yang membuat seolah-olah lagu Genjer-genjer identik dan mempunyai hubungan yang intim dengan PKI.

Bahkan saat Anda berkesempatan menonton film Pengkhianatan G 30 S/PKI karya Arifin C. Noer, di era Pemerintah rezim Orde Baru, hal-hal itu juga digambarkan.

Kalau menilik lebih jauh, lagu Genjer-genjer sebenarnya lagu rakyat di Bayuwangi.

Lagu itu diciptakan seorang musisi terkenal di Bayuwangi, Muhammad Arief.

Dalam jurnal Genjer-Genjer dan Stigmanisasi Komunis (2003) oleh Paring Waluyo Utomo, disebutkan lagu Genjer-genjer ingin menggambarkan situasi dan kondisi masyarakat Banyuwangi masa penjajahan Jepang.

Dai Nippon yang berhasil merebut kekuasaan Belanda ternyata membuat kebijakan-kebiajkan yang lebih kejam.

Dampaknya, kesejahteraan masyarakat Indonesia anjlok, berada di garis kemiskinan.

Utan Parlindungan dalam buku Musik dan Politik: Genjer-Genjer, Kuasa dan Kontestasi Makna (2007), mneyebutkan, masyarakat Banyuwangi yang saat itu terkenal dengan daerah yang kaya, juga terkena imbasnya.

Akibat kemiskinan itu, warga Banyuwangi terpaksa mengolah daun genjer yang ada di sekitaran sungai sebagai bahan makan.

Namun, makna lagu itu kemudian dianggap bergeser saat Muhammad Arief bergabung dengan Lekra.

Lekra atau Lembaga Kebudayaan Rakyat, adalah lembaga kebudayaan yang berafiliasi dengan PKI.

BACA JUGA: Desy Ratnasari: Pria Dekat Saya Harus Soleh, Sholat Benar, Tak Minum Alkohol. Ternyata Bukan David Chalik!

BACA JUGA: Pernah Dua Kali Gagal Berumah Tangga, Desy Ratnasari Merasa Takut. Kini Sudah Temukan Pria Cocok di Hati

Halaman:

Tags

Terkini