inter-nasional

Polisi Amankan MAH, Benarkan Ia Memiliki Hubungan Khusus dengan Hacker Bjorka? Mengapa Nama Sambo Terseret

Sabtu, 17 September 2022 | 07:05 WIB
Tak Ditahan, MAH Pemuda Madiun Jadi Tersangka Admin Bjorka Dijerat UU ITE (Ilustrasi)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK - Polisi baru saja menahan seorang berinisial MAH. Ia diduga memiliki hubungan dengan hacker Bjorka.

Pihak kepolisian mengidentifikasi MAH memiliki tugas melancarkan kerja hacker Bjorka. Namun polisi belum membuka banyak siapa MAH dan apa saja perannya.

Polisi juga mengungkap MAH menyebarkan serta mengunggah informasi di channel Telegram bersumber dari forum breached.to.

Tersangka MAH juga pernah melakukan posting di channel Bjorkanism sebanyak tiga kali.

Dikutip www.pontianakglobe.com dari www.begayepontianak.com yang berjudul: Terkait Bjorka Polisi Amankan MAH ini Perannya Untuk Muluskan Aksi Hacker Itu, berikut ulasan lengkapnya:

Tim Khusus bentukan Pemerintah Guna mengatasi perentasan yang dilakukan Bjorka mulai menunjukan Hasilnya.

Tim Khusus yang terdiri dari Pemerintah, Polisi, Badan Inteligen Nasional (BIN), dan Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) mengamankan seorang pemuda berinisial MAH yang memiliki tugas dalam melancarkan kerja Bjorka.

Sebelumnya banyak praduga-praduga yang mengalir deras mencoba mengindentifikasi siapa sebenarnya Bjorka yang berhasil membuat geger Negara Indonesia.

BACA JUGA: Cara Download CarX Street Mod Apk di Android, iPhone dan PC Komputer

BACA JUGA: Nikita Mirzani, Berani Sentil Anies Baswedan dan Najwa Shihab Begini Profil hingga Kisah Asmara

Sampai-sampai ada yang mengaitkan keberadaan Bjorka semata untuk pengalihan isu terutama pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo CS.

Juru Bicara Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ade Yaya Suryana mengatakan tersangka MAH berperan sebagai penyedia channel telegram.

“Adapun peran tersangka merupakan bagian dari kelompok Bjorka, yang berperan sebagai penyedia channel Telegram dengan nama channel Bjorkanism,” menjelaskan dihadapan para wartawan, Jumat 16 Septmber 2022.

Dalam perannya, lanjut Ade, MAH pernah mengunggah dan menyebarkan informasi di channel Telegram bersumber dari forum breached.to. Tersangka pernah melakukan posting di channel Bjorkanism sebanyak tiga kali.

"Pada tanggal 8 September 2022, ‘Stop being an idiot'. Kemudian 9 September 2022 ‘The next leak will come from the president of Indonesia’. Dan Tanggal 10 September 2022 ‘To support people who are struggling by holding demonstrations in Indonesia regarding the price of fuel oil, I will publish MyPertamina database soon’,” papar Kombes Pol Ade Yaya Suryana.

Halaman:

Tags

Terkini