inter-nasional

Presiden Jokowi Hadiri Forum Bisnis Pertama Indonesia-Papua Nugini di Port Moresby, Hal Ini yang Dibahas

Kamis, 6 Juli 2023 | 10:49 WIB
Presiden Jokowi menghadiri pertemuan forum bisnis pertama antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) yang digelar di APEC Haus, Papua Nugini, pada Rabu, 5 Juli 2023. (Pontianak Globe/BPMI Setpres @Forlop Ind)

PONTIANAKGLOBE.COM PORT MORESBY -- Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan forum bisnis pertama antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) yang digelar di APEC Haus, Papua Nugini, pada Rabu, 5 Juli 2023.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mendorong pembahasan PTA (preferential trade agreement) Indonesia-PNG agar kerja sama ekonomi kedua negara semakin tumbuh dan berkembang.

BACA JUGA: Jadwal Banyuwangi Ethno Carnival atau BEC 2023 Taman Blambangan dan Kantor Bupati: The Magic of Ijen Geopark

BACA JUGA: Cara Daftar Family 100 Indonesia yang Dipandu Irfan Hakim Mudah Kok. Jam Tayang Family 100 MNCTV Setiap Hari

"PNG dan Indonesia masing-masing adalah raksasa ekonomi. PNG di Pasifik dan Indonesia di Asia Tenggara. Bisa dibayangkan jika kedua potensi ini bergabung tentu akan beri dampak sangat besar, bukan hanya bagi rakyat kedua negara, namun juga kawasan," ujar Presiden.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa Indonesia akan mendukung Program Connect PNG, salah satunya melalui BUMN konstruksi Indonesia yang telah berpengalaman di beberapa negara. Presiden menyebut infrastuktur dan konektivitas merupakan syarat utama untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

BACA JUGA: Cara Cek Kepesertaan BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Tanpa Harus ke Kantor BPJS Kesehatan. Ada 3 Pilihan Nih

BACA JUGA: Nomor Call Center BPJS Kesehatan WA Resmi yang Ini Loh Sob. Jangan Sampai Menjadi Korban Penipuan Ya

"Konektivitas juga terus kita kembangkan dengan pembukaan rute pelayaran PNG Express dan pembukaan penerbangan Denpasar - Port Moresby," ungkap Presiden.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden turut mengatakan bahwa Indonesia dan PNG memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dengan perbatasan kedua negara yang mencapai lebih dari 800 km.

Bahkan, berdasarkan data yang diterima Pos Skouw mencatat perdagangan lebih dari USD 3 juta pada tahun 2019 yang lalu. 

"Ini perlu kita maksimalkan. Kita perlu jadikan titik-titik perbatasan sebagai pusat kegiatan ekonomi baru. Ini akan sangat berdampak tidak hanya untuk masyarakat perbatasan, tapi juga ekonomi kedua negara," ucap Presiden.

"Saya yakin dan percaya kedekatan Indonesia dan PNG akan semakin kokoh dengan kerja sama ekonomi yang konkret," tandas Presiden.

Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi juga menyaksikan penyerahan miniatur pesawat Citilink secara simbolis kepada perwakilan peserta forum bisnis sebagai tanda peluncuran penerbangan perdana Citilink rute Denpasar - Port Moresby. ***

Tags

Terkini