PONTIANAKGLOBE.COM, PORT MORESBY -- Presiden Joko Widodo dalam rangkaian kunjungan kenegaraan ke Papua Nugini bertemu dengan Gubernur Jenderal Papua Nugini Sir Bob Dadae di Government House pada Rabu, 5 Juli 2023.
Tiba sekitar pukul 12.15 waktu setempat, Kepala Negara disambut oleh Sekretaris Gubernur Jenderal Papua Nugini Bill Toraso yang kemudian mempersilahkan Kepala Negara untuk menaiki tangga menuju ruang pertemuan.
Di depan ruang pertemuan, terlihat Presiden Jokowi menandatangani buku tamu sebelum masuk dan bertemu dengan Gubernur Jenderal Papua Nugini Sir Bob Dadae.
Usai pertemuan yang berlangsung selama kurang-lebih 20 menit, Gubernur Jenderal Papua Nugini Sir Bob Dadae kemudian mengantarkan Presiden Joko Widodo hingga menaiki kendaraan untuk menuju APEC Haus, tempat agenda kunjungan selanjutnya.
Pada pertemuan kali ini, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Sementara itu, Gubernur Jenderal Papua Nugini Sir Bob Dadae didampingi oleh Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Elias Wohengu, Sekretaris Gubernur Jenderal Papua Nugini Bill Toraso, Wakil Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri Papua Nugini Maggie Moihe, Plt Dirjen Bilateral Departemen Luar Negeri Papua Nugini Samson Yabon, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar PNG di Jakarta Simon Namis, serta Konsul Jenderal PNG di Jayapura Kolonel Jeffrey Wiri. ***
Artikel Terkait
Sejarah Panjang Kota Melbourne, Ini Alasan Disebut Sebagai Kota Sastra oleh UNESCO
Presiden Joko Widodo Lakukan Kunjungan ke Australia dan Papua Nugini
Buka Cabang di Sydney Australia, Mendag Zulkifli Hasan Harap PrivyID Dorong Ekspor Teknologi
Dari Australia, Presiden Jokowi Lanjutkan Kunjungan Kerja ke Papua Nugini
Presiden Jokowi Disambut Perdana Menteri Marape Setibanya di Port Moresby Papua Nugini