Namun, ada dugaan permainan ini dibawa oleh Belanda pada masa kolonial.
“Awalnya, tarik tambang dipakai untuk menarik benda berat seperti kayu atau batu. Dari kebiasaan tersebut kemudian berkembang menjadi permainan rakyat,” tulis Hisna.
Baca Juga: Bukan Cuma Indonesia, 6 Negara Ini Ternyata Juga Merdeka di Bulan Agustus
Lama-kelamaan, aktivitas yang awalnya melelahkan itu berubah menjadi permainan penuh tawa.
Kekompakan, strategi, dan solidaritas menjadi penentu kemenangan.
Kini, tarik tambang telah bertransformasi menjadi lomba wajib di perayaan HUT RI.
Dari desa hingga kota, masyarakat selalu menjadikannya simbol kebersamaan dan gotong royong.
Baca Juga: 7 Tahun di Sukamiskin, Setya Novanto Keluar Penjara Jelang HUT RI ke-80
Dengan perjalanan sejarah yang panjang, tarik tambang menjadi bukti bahwa tradisi dunia bisa berakar kuat di Indonesia.
Meski berasal dari luar negeri, permainan ini telah menyatu dengan identitas budaya bangsa. ***