PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Setiap perayaan Hari Kemerdekaan RI sejak 1945 selalu dihiasi beragam lomba rakyat.
Dari sekian banyak, tarik tambang menjadi salah satu yang paling digemari masyarakat.
Baca Juga: Bikin Heboh! Sherly Tjoanda Jadi Gubernur Pertama Kibarkan Bendera RI di Laut Dalam
Tak sekadar adu kekuatan, lomba ini juga melambangkan persatuan dan kerja sama warga.
Namun, siapa sangka permainan tersebut bukan berasal dari Indonesia, melainkan telah ada sejak ribuan tahun silam.
Sejarah panjang tarik tambang ini tercatat dalam buku Pariwisata dan Permainan Tradisional karya Hisna dkk., yang menjelaskan akar budaya permainan rakyat tersebut.
Menurut buku tersebut, tarik tambang pertama kali dikenal di China pada abad ke-8 SM.
Awalnya, permainan ini digunakan untuk melatih ketangguhan fisik tentara.
Baru pada masa pemerintahan Kaisar Xuanzong, tarik tambang bergeser menjadi hiburan rakyat, sehingga mulai menyebar luas sebagai permainan tradisional.
Baca Juga: 5 Penyebab Aki Mobil Cepat Tekor, Nomor 2 Paling Sering Dilupakan
Menyebar ke India dan Yunani
Tradisi serupa juga tercatat di India sejak abad ke-12 SM, meski catatan detail tujuannya tidak banyak diketahui.
Bangsa Yunani pun mengenal tarik tambang sekitar abad ke-5 SM.
Di sana, permainan ini digunakan sebagai olahraga untuk melatih kekuatan tubuh.
Buku Hisna menyebutkan belum ada catatan pasti kapan tarik tambang masuk ke Indonesia.