inter-nasional

Banjir Bandang di Jawa Tengah: 23 Desa Terendam, 7 Desa Grobogan Terisolasi

Selasa, 21 Januari 2025 | 15:04 WIB
Potret banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)

Untuk mengatasi masalah ini, puluhan petugas dengan alat berat telah dikerahkan guna memperbaiki jalur yang tergenang dan membersihkan sampah yang terbawa banjir.

Baca Juga: BTN Resmi Ambil Alih Bank Victoria Syariah, Ini Rencana Besarnya

Akibatnya, empat rangkaian KA, termasuk KA barang dan KA Blora Jaya relasi Semarang-Blora, harus tertahan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tambah Wibowo.

2. Jembatan Kali Belo di Batang Putus Total

Banjir bandang juga menyebabkan Jembatan Kali Belo di Tersono, Kabupaten Batang, putus total pada Senin, 20 Januari 2025.

Jembatan ini merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Pujut dengan Kecamatan Tersono.

Putusnya jembatan disebabkan oleh longsor dan arus air deras dari banjir bandang yang berasal dari Gunung Kemulan, kawasan Pacet-Reban.

Warga setempat sebelumnya telah mengeluhkan kondisi jembatan yang mulai retak sejak Desember 2024.

Meski sempat diperkuat dengan penyangga tambahan, arus air yang kuat akhirnya merobohkan jembatan tersebut.

Baca Juga: Merapi Jadi Saksi, Sultan HB X dan Pemuda Lintas Agama Wujudkan Kepedulian Lingkungan

3. Tanggul Jebol, 23 Desa di Kendal Terendam Banjir

Di Kabupaten Kendal, banjir disebabkan oleh jebolnya Tanggul Kali Bodri pada Selasa (21/1/2025).

Akibatnya, 23 desa di 4 kecamatan di Kendal terendam banjir.

Beberapa desa terdampak antara lain Desa Puguh, Margomulyo, dan Dawungsari.

Halaman:

Tags

Terkini