Klarifikasi Raffi Ahmad
Raffi Ahmad, yang menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, mengakui bahwa kendaraan dinas RI 36 memang biasa digunakan olehnya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Unjuk Kreativitas di Kompetisi Desain Livery Motor VR46: Biar Babang Rossi Lihat
Dalam siaran persnya, Sabtu, 11 Januari 2025, Raffi menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat kendaraan sedang menjemputnya untuk keperluan rapat.
"Benar bahwa kendaraan tersebut adalah mobil yang saya gunakan. Namun, saat kejadian, saya tidak berada di dalamnya karena mobil tersebut sedang dalam perjalanan menjemput saya," ungkap Raffi.
Ia juga memberikan kronologi insiden, di mana petugas patwal yang mengawal mobil RI 36 sempat menegur pengemudi taksi Alphard yang dianggap menghalangi jalan.
Menurut Raffi, petugas bertindak untuk mencegah kemacetan di tengah lalu lintas padat.
“Patwal melihat situasi yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan langsung memberi teguran kepada pengemudi taksi, mengatakan, ‘Sudah, maju Pak,’ dengan gestur yang terekam dalam video,” jelasnya.
Raffi menegaskan bahwa tindakan patwal tersebut tidak dimaksudkan untuk menyalahgunakan fasilitas negara, melainkan untuk mengatasi situasi lalu lintas.
Polemik ini kembali menyoroti pentingnya etika dan tanggung jawab dalam penggunaan fasilitas negara.
Mahfud MD menegaskan bahwa kejadian seperti ini harus menjadi pembelajaran agar fasilitas negara digunakan sesuai dengan aturan dan untuk kepentingan publik semata.
“Semua pejabat harus disiplin dan jujur dalam menggunakan fasilitas negara. Ini bukan soal status, tapi soal tanggung jawab kepada rakyat,” tutup Mahfud. ***