PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Polemik pengalihan dana donasi senilai Rp1,3 miliar yang seharusnya digunakan untuk pengobatan Agus Salim, korban penyiraman air keras, kini memicu kontroversi.
Agus secara terbuka mengungkapkan rasa kecewanya kepada Denny Sumargo dan pihak yayasan yang mengelola dana tersebut.
Ia merasa tidak dihargai setelah uang donasi yang dikumpulkan untuknya dialihkan tanpa persetujuan.
"Saya hanya ingin hak saya, jangan beri janji manis tanpa bukti," ujar Agus dengan nada penuh emosi.
Kasus ini pun menjadi sorotan publik, memunculkan perdebatan tentang transparansi pengelolaan dana donasi.
Polemik pengalihan dana donasi sebesar Rp1,3 miliar yang seharusnya digunakan untuk pengobatan Agus Salim, korban penyiraman air keras, kini menjadi sorotan publik.
Agus secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap Denny Sumargo dan pihak yayasan yang mengalihkan dana tersebut tanpa persetujuannya.
Baca Juga: Penyelundupan Mobil Mercedes Benz S280 dari Malaysia Digagalkan Bea Cukai Sintete
Agus, yang masih berjuang melawan dampak luka bakar serius, merasa perlakuan ini tidak adil dan menyakitkan.
Dalam pernyataannya, ia mengkritik Denny Sumargo, seorang figur publik yang dianggap tidak menghormati haknya.
"Mental Saya Hancur Lagi"
“Saya sangat kecewa. Ketika mental saya mulai stabil, kasus ini malah membuat saya semakin terpuruk. Kondisi saya masih sakit, banyak luka-luka, dan perlakuan mereka ini sangat menyakitkan,” ujar Agus dalam kanal YouTube Intens Investigasi.
Baca Juga: Mawar de Jongh Tampil Mengharukan Sebagai Anak Broken Home dalam Film Semusim Setelah Kemarau
Ia juga menyoroti tindakan Denny yang dinilainya tidak bijak.