PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Perkenalan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Minggu, 12 Januari 2025, menarik perhatian publik, terutama di tengah kontroversi berakhirnya era Shin Tae-yong (STY) sebagai juru taktik Garuda.
Di balik keputusan mendadak PSSI menghentikan kontrak STY pada Senin, 6 Januari 2025, muncul berbagai reaksi, salah satunya dari Tommy Welly atau Bung Towel, pengamat sepak bola Indonesia yang kerap melontarkan kritik pedas terhadap mantan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Baca Juga: Carmen Asal Bali Debut di SM Entertainment, Idol K-Pop Pertama Asal Indonesia!
Dalam unggahan Instagram Story pada Senin, 13 Januari 2025, Bung Towel melontarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut STY lebih cocok berjualan ketimbang melatih Timnas Indonesia.
“Memang cocoknya jualan,” ucap Bung Towel, sambil membagikan momen ketika STY menjadi model iklan produk makanan.
Selain itu, ia juga menyinggung kegagalan STY membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia, menegaskan bahwa keberadaan STY selama hampir lima tahun tidak memberikan jaminan bagi prestasi Timnas Indonesia di kancah internasional.
Baca Juga: Cara Daftar Akun SNPMB 2025, Begini Panduan untuk SNBP, SNBT, dan Gap Year
Jeje Bereaksi: "Masih Belum Puaskah?"
Pernyataan Bung Towel tersebut memicu reaksi keras dari Jeong Seo-seok alias Jeje, mantan penerjemah STY.
Jeje mengecam Bung Towel yang dianggap telah menyerang sisi personal STY dengan kritik bernada ejekan.
"Saya tidak balas Anda (Bung Towel) bukan karena saya tidak punya mulut atau tidak di posisi benar," ujar Jeje.
Jeje menilai, meskipun STY mungkin tidak sempurna di mata Bung Towel, kritik seharusnya tidak berlanjut setelah sang pelatih tidak lagi berada di Timnas Indonesia.
"Di mata Anda mungkin dia tidak baik, tapi beliau sudah tidak di sini. Apa masih belum puaskah, Bung Towel?" tandas Jeje.
Bung Towel: "Kritik Saya Tak Sentuh Ranah Pribadi"
Meski banyak dikecam, Bung Towel menegaskan bahwa kritiknya terhadap STY tidak pernah menyentuh aspek pribadi.