inter-nasional

Prabowo Tegaskan Bahan Makan Bergizi Gratis untuk Anak Sekolah Harus dari Desa, Bukan Impor

Sabtu, 4 Januari 2025 | 19:33 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan agar bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersumber dari dalam negeri. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan agar bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersumber dari dalam negeri.

Salah satunya dengan melibatkan koperasi dan badan usaha milik desa (BUMDes).

Baca Juga: BRI UMKM EXPORT 2025, Peluang UMKM Indonesia untuk Go Global di Tahun 2025

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, usai menghadiri rapat bersama Presiden di Istana Bogor, Jumat, 3 Januari 2025.

“Presiden mengarahkan bahwa bahan baku MBG harus berasal dari desa-desa di Indonesia agar dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat, bukan melalui impor,” ujar Budi.

Menurut Budi, pihaknya akan melibatkan ribuan koperasi untuk mendukung keberhasilan program ini.

Ia juga menyebut telah memetakan desa-desa yang memproduksi berbagai komoditas guna menyuplai kebutuhan MBG.

Baca Juga: Sobs Kapan KUR BRI 2025 Dibuka? Catat Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Pendaftarannya

“Kami telah mendata 1.923 koperasi yang siap berkontribusi dalam penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis,” ungkap Budi. “Mulai dari koperasi penghasil telur, sayuran, beras, hingga ikan.”

Budi juga menjelaskan bahwa desa-desa berperan penting dalam memproduksi kebutuhan seperti jagung, ikan nila, dan melon.

Produksi ini didukung oleh anggaran dana desa, di mana 20 persen dari total Rp71 triliun pada tahun 2025 dialokasikan untuk ketahanan pangan.

Baca Juga: Prabowo Hapus Utang 1 Juta UMKM, Total Capai Rp 14 Triliun

“Sebagian dana desa itu memang digunakan untuk mendukung ketahanan pangan, termasuk dalam program makan siang bergizi,” tambahnya.

Dengan memprioritaskan bahan lokal, program MBG diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. ***

Tags

Terkini