inter-nasional

3 Fakta Kasus Penembakan Oknum Polisi terhadap Siswa SMK di Semarang, Menteri HAM Ungkap Kondisi Siswa yang Tewas

Kamis, 5 Desember 2024 | 21:51 WIB
Konferensi Pers Polda Jawa Tengah terkait kasus tawuran dan penembakan di wilayah Kota Semarang, pada Senin, 2 Desember 2024. (Dok. Polda Jateng)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, mengungkapkan bahwa siswa yang tewas akibat penembakan oleh oknum polisi di Semarang, Jawa Tengah, dikenal sebagai siswa yang baik.

Pigai menerima laporan ini dari stafnya di Kementerian HAM.

Baca Juga: Mengenal 4 Pemain Abroad Timnas Putri Indonesia yang Bawa Garuda Pertiwi ke Final AFF Women's 2024

“Staf saya sudah melaporkan kepada saya, dan siswa yang ditembak itu adalah siswa yang baik,” ujar Pigai kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin, 2 Desember 2024.

Pigai juga meminta pihak kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus penembakan terhadap siswa SMK di Semarang, mengingat hal tersebut menyangkut keadilan masyarakat.

“Laporan yang masuk ke saya belum selesai, namun kami percaya proses ini harus diselesaikan karena ini terkait dengan keadilan masyarakat,” tegasnya.

Kasus penembakan ini terjadi pada Minggu, 24 November 2024, di mana seorang siswa SMK di Semarang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terkena luka tembak.

Berikut adalah fakta terkini terkait kasus penembakan siswa SMK yang diduga melibatkan oknum polisi di Semarang:

Baca Juga: Pemerintah Bangun Lapas Super Maximum Security untuk Bandar Narkoba, Ini Tujuannya

1. Oknum Polisi yang Menjadi Tersangka Penembakan

Polda Jawa Tengah telah menetapkan Aipda Robig Zaenudin, oknum anggota Satres Narkoba Polrestabes Semarang, sebagai terduga pelaku penembakan terhadap siswa SMK tersebut.

Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Suryo Nugroho, menyatakan bahwa kasus ini sedang diproses oleh Propam Polda Jawa Tengah.

Aipda Robig Zaenudin rencananya akan menjalani sidang etik dalam waktu dekat.

Baca Juga: Baim Wong dan Paula Verhoeven Berseteru Soal Hak Asuh Anak dalam Persidangan Cerai

"Dalam waktu dekat, sidang etik akan dilaksanakan, dan kami akan memastikan proses ini berjalan transparan," ungkap Agus dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Tengah, pada Senin, 2 Desember 2024.

Halaman:

Tags

Terkini