PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto membuat gebrakan baru dengan melantik Moch Irfan Yusuf sebagai Kepala Badan Penyelenggara Haji.
Mulai 2026, Kementerian Agama (Kemenag) tidak lagi berperan sebagai penyelenggara pemberangkatan ibadah haji.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Resmi Dilantik, Kabinet Merah Putih Diisi 16 Wajah Lama dari Era Jokowi
Pernyataan ini disampaikan oleh Irfan Yusuf kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2024.
Menurutnya, pada 2025, Kemenag dan Badan Penyelenggara Haji akan tetap bekerja sama dalam pemberangkatan jamaah haji melalui Direktorat Haji dan Umrah.
Namun, mulai 2026, Badan Penyelenggara Haji akan bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan ibadah haji secara mandiri.
“Kami akan tetap berkolaborasi dengan Direktorat Haji pada 2025. Insya Allah, pada 2026 kami sudah bisa mandiri,” kata Irfan.
Irfan menambahkan bahwa Presiden Prabowo berharap Badan Penyelenggara Haji bisa segera mandiri dalam mengelola pelaksanaan haji dan umrah dengan lebih aman dan nyaman bagi para jamaah.
Selain itu, Irfan menyebutkan rencana pembangunan Perkampungan Haji RI di Tanah Suci.
Baca Juga: Dody Hanggodo Resmi Jadi Menteri PU, Inilah Sosok Pengusaha Perkebunan Sawit di Kalimantan
Di tempat tersebut, seluruh kegiatan jamaah haji dan umrah asal Indonesia dapat terpusat di satu lokasi, sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah.
"Menurut Presiden, fasilitas harus terus ditingkatkan agar jamaah haji merasa lebih nyaman dan aman selama menjalankan ibadah," ujar Irfan.
Belakangan ini, penyelenggaraan ibadah haji sering diwarnai polemik, mulai dari masalah pemberangkatan, pemondokan, hingga makanan jamaah.
DPR RI bahkan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Haji 2024 untuk menyelidiki dugaan penyelewengan terkait penyelenggaraan haji tahun itu.
Pansus ini sempat berselisih dengan Kemenag terkait investigasi yang dilakukan.