inter-nasional

Topan Yagi Mengancam Beberapa Negara Asia Tenggara, Begini Dampaknya bagi Indonesia

Senin, 30 September 2024 | 15:07 WIB
Relawan UNICEF mendata kerusakan bangunan akibat badai. (UNICEF @Nguyen Hoang Tung)

Pada 3 September 2024, siklon ini terdeteksi berada di 18,6 derajat lintang utara dan 118,1 derajat bujur timur, sekitar 1.700 km di utara Tarakan, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Trah Soekarno Mendapat Kursi DPR, Romy Soekarno Menggantikan Sri Rahayu dan Arteria Dahlan

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramadani, menyatakan bahwa siklon ini bergerak menjauh dari Indonesia dengan kecepatan 95 km/jam.

"Meskipun terdeteksi dekat wilayah Indonesia, siklon Yagi tidak akan mempengaruhi cuaca atau gelombang di tanah air," ungkap Andri.

Kondisi ini memberikan ketenangan bagi masyarakat Indonesia yang sempat khawatir akan ancaman cuaca ekstrem akibat siklon.

Siklon Tropis Yagi, meski membawa dampak buruk bagi negara-negara di Asia Timur dan Tenggara, tidak menimbulkan ancaman bagi Indonesia berkat perlindungan dari angin timuran.

Namun demikian, BMKG terus memantau perkembangan siklon dan memberikan informasi cuaca terkini untuk menjamin keselamatan masyarakat.

Topan Yagi menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, khususnya di wilayah yang rentan terhadap siklon dan badai. ***

Halaman:

Tags

Terkini