inter-nasional

Setelah Kaesang Kini Bobby Tunjukkan Aksi Bangga Sebagai Keluarga ‘Mulyono’ Jelang Pilkada, Ungkap Fenomena Politik yang Terjadi di Indonesia

Senin, 30 September 2024 | 10:27 WIB
Potret Cagub Sumatera Utara Bobby Nasution di Pilkada 2024. (Instagram @bobbynst)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Setelah putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, muncul ke hadapan publik mengenakan rompi bertuliskan "Putra Mulyono," kini giliran Bobby Nasution, Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagub Sumut), yang melakukan langkah serupa.

Bobby memperkenalkan istrinya, Kahiyang Ayu, dengan identitas mereka sebagai "Anak dan Mantu Mulyono" dalam kampanye di hadapan warga Sumut.

Baca Juga: Keluarga Presiden Jokowi Gelar Pengajian Jelang Pernikahan Kaesang-Erina. Begini Doa yang Dipanjatkan Jemaah

"Ini Ibu Kahiyang Ayu Siregar. Nah, inilah anaknya, anaknya yang sekarang sering disebut sebagai anak dan menantunya Mulyono," ujar Bobby saat kampanye di Tapanuli Selatan, Sumut, pada Sabtu, 28 September 2024.

Bobby kemudian mengajak Kahiyang naik ke panggung untuk menemaninya berkampanye, yang disambut sorak-sorai meriah dari warga yang hadir.

Sebelumnya, Kaesang telah membuat pernyataan fashion saat mengunjungi Kampung Barat, Tangerang, pada Rabu, 24 September 2024, dengan mengenakan rompi bertuliskan "Putra Mulyono."

Aksi ini dianggap sebagai pengakuan terhadap nama panggilan masa kecil Jokowi, "Mulyono."

Baca Juga: Sungkeman dan Siraman Lancar. Kaesang, Iriana, hingga Bobby Nasution Tetaskan Air Mata

Di media sosial, nama "Mulyono" kerap digunakan warganet untuk mengkritik Jokowi.

Karena itu, aksi Kaesang dan Bobby dianggap sebagai respons terhadap kritik tersebut, seolah-olah menunjukkan sikap melawan.

Tanggapan Warganet di Media Sosial

Komentar di media sosial memperlihatkan bahwa nama "Mulyono" semakin menarik perhatian publik.

Dalam cuitan yang viral, warganet menyebut fenomena ini sebagai bagian dari dinamika politik di Indonesia.

Baca Juga: Intip Persiapan Menjelang Pernikahan Kaesang dan Erina, Presiden Jokowi: Mohon Doa dan Restu Kepada Masyarakat

Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menyatakan bahwa fenomena demokrasi di Indonesia perlu menjadi pelajaran penting.

Halaman:

Tags

Terkini