PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA - Tim Pemenangan Muda (TPM) Ganjar-Mahfud terus mengintensifkan persiapannya menjelang Pemilu 2024 dengan melibatkan relawan pada Selasa, 6 Februari 2024, di Sinestesia Coffee Space, Jakarta.
Mereka terlibat dalam diskusi yang bertajuk “Mission Brief: Generasi Muda Menyoroti Problematika Pemilu 2024” untuk mengangkat kembali isu-isu yang terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2024, terutama setelah munculnya putusan dari Dewan Kehormatan Pengawas Pemilu (DKPP) beberapa hari sebelumnya, yang menegaskan bahwa pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah melanggar kode etik dengan menerima pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Wakil Presiden.
Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Kolaborasi Dengan Slank, Konser Salam Metal, 03 Menang Total
Ericko Pandu, Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Jakarta Timur, menyatakan bahwa putusan DKPP tersebut menambah deretan permasalahan etika dan hukum yang mewarnai Pemilu 2024.
“Saya yakin daftar ini akan terus bertambah hingga proses Pemilu 2024 selesai. Kita perlu waspada, karena kemungkinan kecurangan masih bisa terjadi hingga tanggal 14 Februari 2024 nanti,” ujarnya.
John Amahoru, perwakilan DPC Banteng Muda Indonesia Jakarta Pusat, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kecurangan, khususnya pada tanggal 14 Februari 2024.
Baca Juga: Rangkul Pemuda di Bandung, TPN Ganjar Mahfud 'Merumput' Sambil Bebersih Sungai Cikapundung
Ia menjelaskan, “Setiap TPS sudah disiapkan minimal 2 orang saksi oleh partai, satu untuk Pilpres dan satu untuk Pileg. Namun, akan lebih baik jika para relawan dan anggota TPM ikut mengawal perhitungan suara di TPS masing-masing dan memberikan dukungan kepada para saksi tersebut.”
Pada sesi penutup, Christopher Sastyaviando Lebe, Direktur Reformasi Hukum TPM Ganjar-Mahfud, menjelaskan bahwa TPM telah menyiapkan kanal pengaduan berupa formulir online yang dapat diakses melalui internet, sehingga memudahkan para relawan muda untuk melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu.
“Kami berharap agar para anggota TPM dapat membantu meringankan beban partai koalisi pendukung dengan turut serta dalam pengawalan dan pengamanan suara. Kami telah memberikan materi dan arahan kepada mereka agar tidak langsung pulang setelah mencoblos, tetapi tetap tinggal dan menyaksikan proses perhitungan suara,” ungkapnya.
Kegiatan “Mission Brief: Generasi Muda Menyoroti Problematika Pemilu 2024” diselenggarakan oleh Direktorat Reformasi Hukum TPM Ganjar-Mahfud bekerja sama dengan DPC Banteng Muda Indonesia Jakarta Pusat dan DPC Gerakan Pemuda Marhaenis Jakarta Timur, dan dihadiri oleh relawan Ganjar-Mahfud yang tergabung dalam TPM Ganjar Mahfud DKI Jakarta, serta kader Banteng Muda Indonesia dan Gerakan Pemuda Marhaenis. ***
Baca Juga: Menyerap Aspirasi Pemuda di Banten, Tim Pemenangan Muda Ganjar-Mahfud Aktif di Pasar Kemis