PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Ikan pari Jawa (Urolophus javanicus) resmi dinyatakan punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Kepunahan ini merupakan yang pertama kali terjadi pada spesies ikan laut akibat ulah manusia.
Baca Juga: MU Incar Hattrick Kemenangan di Boxing Day, Aston Villa Jadi Korban?
Penilaian kepunahan ikan pari Jawa dilakukan oleh tim internasional yang dipimpin oleh Universitas Charles Darwin, Australia.
Tim ini telah melakukan penelitian selama bertahun-tahun dan menyimpulkan bahwa ikan pari Jawa tidak lagi ditemukan di habitatnya di Laut Jawa.
Baca Juga: Sejarah Gereja Bethany Nginden Surabaya, Tuan Rumah Natal Nasional 2023
Penyebab utama kepunahan ikan pari Jawa adalah penangkapan ikan secara berlebihan dan tidak terkontrol.
Ikan pari Jawa merupakan salah satu spesies ikan yang diminati oleh para nelayan karena dagingnya yang lezat.
Selain itu, ikan pari Jawa juga sering digunakan sebagai bahan baku obat-obatan tradisional.
Baca Juga: Presiden Jokowi Hadiri Perayaan Natal Nasional 2023 di Surabaya
Penangkapan ikan pari Jawa yang berlebihan telah menyebabkan penurunan populasinya secara drastis.
Pada tahun 1870-an, ikan pari Jawa masih banyak ditemukan di Laut Jawa, tetapi pada tahun 2023, ikan pari Jawa sudah tidak pernah lagi terlihat. ***
Baca Juga: Jadwal Boxing Day Liga Inggris 2023: 10 Laga Seru Menanti