Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa pada 12 Desember 2023, polisi meminta agar kampus dikosongkan, padahal pada hari sebelumnya sudah diberikan izin untuk pemeriksaan.
Hal ini menimbulkan ketidakpuasan karena sedang berlangsung proses pembelajaran kuliah praktikum dan ujian.
Susanto meminta Kapolda Sumut untuk menindak tegas oknum-oknum Polrestabes Medan yang dianggap bertindak semena-mena di UNPRI.
Dia juga mempertanyakan urgensi oknum tersebut melakukan penggeledahan tanpa surat perintah resmi.
Kendati demikian, Polda Sumatera Utara masih melakukan pendalaman terkait pengakuan UNPRI bahwa lima mayat merupakan kadaver.
Baca Juga: Honda Vario 160 ABS dan CBS Punya 6 Perbedaan, Bukan Cuma Rem, Ini Datanya yang Kamu Harus Tahu
Kombes Hadi Wahyudi dari Polda Sumut mengatakan bahwa hasil penyelidikan masih didalami, dan penyidik sedang memeriksa kebenaran pernyataan pihak kampus.
Sebelumnya, lima mayat tanpa identitas ditemukan di Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Jalan Sampul, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Kasus ini pertama kali terungkap melalui video viral di media sosial yang menunjukkan kondisi mayat tanpa identitas tersebut.
Polrestabes Medan melakukan penggeledahan di kampus UNPRI dan menemukan lima kadaver di laboratorium anatomi. ***