PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
Dalam sejarahnya, TNI telah melalui berbagai perubahan dan perkembangan, termasuk dalam struktur kepanglimaannya.
Baca Juga: Honda CRF 150 vs Yamaha WR 155: Mana yang Lebih Baik?
Masa Orde Lama
Pada masa Orde Lama, pimpinan tertinggi angkatan bersenjata Indonesia disebut sebagai Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Agus Subiyanto Sebagai Panglima TNI yang Baru
Jabatan ini pertama kali dijabat oleh Soedirman, seorang jenderal yang dikenal dengan kegigihannya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Masa Orde Baru
Pada masa Orde Baru, istilah TKR diganti menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Baca Juga: Perbandingan 5 Sepeda Motor Adventure 250 CC Terbaik di Indonesia, Mana Pilihan Kamu?
Jabatan Panglima Besar TKR pun berubah menjadi Panglima ABRI. Panglima ABRI pertama pada masa Orde Baru adalah Jenderal AH Nasution.
Masa Reformasi
Pada masa Reformasi, ABRI mengalami reformasi dan dipecah menjadi tiga angkatan, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.
Jabatan Panglima ABRI pun diganti menjadi Panglima TNI.
Panglima TNI pertama pada masa Reformasi adalah Jenderal Wiranto.