inter-nasional

Kelompok Houthi di Yaman Klaim Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Israel Begini Israel Mencegatnya di Dekat Eilat

Rabu, 15 November 2023 | 10:01 WIB
Ilustrasi konflik Gaza telah menimbulkan meningkatnya sentimen anti Yahudi di berbagai negara Eropa, termasuk Rusia. (Pixabay/ Fajrul Falah)

Houthi telah melancarkan beberapa serangan rudal dan drone terhadap Israel sejak 7 Oktober, ketika pejuang Hamas dari Jalur Gaza yang terkepung melakukan serangan terhadap Israel selatan, menewaskan sekitar 1.200 orang, menurut pihak berwenang Israel.

Baca Juga: Gigi Hadid Dikritik oleh Israel atas Dukungannya untuk Palestina, Kutuk Kekerasan

Sejak serangan Hamas, Israel telah membombardir Gaza dan melancarkan invasi darat ke wilayah tersebut. 

Lebih dari 11.200 orang telah tewas dalam serangan Israel, termasuk lebih dari 4.600 anak-anak, menurut pihak berwenang Palestina.

Baca Juga: Indonesia Sampaikan Keprihatinan atas Konflik Israel-Palestina

Perang di Gaza telah meningkatkan ketegangan di seluruh wilayah, dan organisasi internasional dan para pemimpin politik memperingatkan potensi perang yang lebih luas di wilayah tersebut.

Kelompok bersenjata Hizbullah Lebanon yang didukung Iran telah terlibat baku tembak dengan pasukan Israel di perbatasan Lebanon-Israel, dan kelompok bersenjata yang didukung Iran telah menargetkan pasukan AS di Suriah dan Irak. 

Amerika Serikat telah melakukan serangan di Suriah sebagai tanggapannya.

Kelompok Houthi telah muncul sebagai pemain utama di Semenanjung Arab, meskipun ada upaya untuk mengusir mereka melalui intervensi yang dipimpin Arab Saudi di Yaman yang dimulai pada tahun 2015 dengan dukungan Amerika Serikat.

Pengeboman Saudi dikritik karena berkontribusi terhadap bencana kemanusiaan di negara tersebut dan menimbulkan banyak korban sipil, sementara Houthi akhirnya memperluas kendali mereka atas wilayah utara Yaman. ***

 

Halaman:

Tags

Terkini