inter-nasional

Erat Sinergisitas antara Pertamina dan Aparat Penegak Hukum dalam Mengungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Kamis, 9 November 2023 | 19:59 WIB
Pihak Pertamina dan aparat hukum bekerjasama mengungkap beberapa kasus terkait penyalahgunaan pendistribusian BBM bersubsidi. (Pontianak Globe/Pertamina)

Jenis sanksi meliputi teguran tertulis, pencabutan alokasi BBM tertentu, dan pembinaan tegas terhadap operator SPBU.

Sanksi ini didasarkan pada laporan masyarakat dan investigasi mandiri Pertamina terhadap praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh oknum operator/karyawan SPBU.

Baca Juga: Nezar Patria: Teknologi Digital Untungkan Lingkungan, tapi Harus Diawasi

Ahad menjelaskan bahwa pemberian sanksi ini sesuai dengan perjanjian antara SPBU dengan Pertamina.

"Dari 58 sanksi, 6 di antaranya berasal dari laporan masyarakat melalui call center Pertamina 135, 9 sanksi dari Pengawasan BPH Migas, dan sisanya melalui sistem digitalisasi terpusat Pertamina," ujarnya.

Pertamina juga melakukan pembinaan terhadap 11 Agen LPG di wilayah Jatimbalinus dengan berbagai jenis pelanggaran.

Baca Juga: 5 Perbedaan Mendasar Antara Chatbot AI Grok dan ChatGPT yang Perlu Anda Ketahui

Pembinaan dilakukan melalui Surat Peringatan, Pemotongan Alokasi, hingga Penghentian Operasional Sementara (Skorsing) untuk memberikan pembelajaran dan efek jera.

Fadjar Djoko Santoso, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), mengapresiasi aparat penegak hukum, baik Polri maupun TNI, serta pihak lain yang konsisten dalam mengungkap dan menindak tegas penyelewengan dan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi.

"Langkah-langkah ini adalah bukti komitmen bersama kami untuk memastikan distribusi energi yang tepat sasaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat serta mitra lembaga penyalur," ungkap Fadjar.

Dalam enam bulan terakhir, terdapat 406 laporan polisi, dengan 338 laporan masih dalam penyidikan dan 435 orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Bareskrim Mabes Polri berhasil mengamankan barang bukti berupa 717.850 liter solar subsidi, 501.730 liter Pertalite, dan 118.504 tabung LPG subsidi.

Pertamina, sebagai pemimpin di bidang transisi energi, terus mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s).

Upaya ini sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. ***

Halaman:

Tags

Terkini