PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran telah memilih Muhammad Arief Rosyid Hasan sebagai juru kampanye yang akan fokus pada pemilih muda.
Pengumuman keikutsertaan Muhammad Arief Rosyid Hasan dalam Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran ini disampaikan oleh Sekretaris TKN, Yusron Wahid.
Baca Juga: Olivia Munn Bangga Naiki Triumph, Pernah Diberikan Motor BMW oleh Mantan Pacar saat Ultah
Setelah mengetahui bahwa namanya terpilih untuk bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran, Muhammad Arief Rosyid Hasan berkomitmen untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Baca Juga: LIVE SCORE HASIL LIGA 2 Deltras FC vs PSCS Cilacap Rosalvo Condido Bawa Keunggulan Bagi Tuan Rumah
Ia menjelaskan, "Saya telah meminta izin kepada Komisaris Utama BSI, Muliaman Haddad, dan Menteri BUMN Erick Thohir," dalam pernyataannya kepada media, Senin, 6 November 2023.
Baca Juga: Soal Palestina, Ganjar : Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian
Lebih lanjut, ia menambahkan, "Pengunduran diri ini saya lakukan sebagai wujud komitmen saya untuk menjaga integritas BSI, yang merupakan salah satu lembaga perbankan milik BUMN yang sangat diandalkan oleh bangsa Indonesia dan umat Islam."
Arief merasa bangga bisa memberikan kontribusi melalui lembaga yang memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Baca Juga: Cara Membuat Kue Putu yang Gurih dan Enak, Bisa Dimasak di Dapur Lho
Lembaga yang dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir ini memiliki pengaruh yang signifikan di tingkat global dalam bidang keuangan syariah.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran komisaris, direksi, dan keluarga besar BSI atas kerjasama yang telah terjalin selama ini.
Baca Juga: Ganjar Kunjungi Warga Transmigran Sumsel : Pak Ganjar Keluarga Kami Sendiri
Arief Rosyid Hasan sebelumnya pernah menjadi Wakil Direktur TKN Milenial Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.
Ia telah aktif sebagai seorang aktivis dalam berbagai segmen, termasuk gerakan milenial, masjid/pesantren, serta bidang ekonomi dan keuangan syariah.