PONTIANAKGLOBE.COM, YERUSALEM -- Lima sekolah, termasuk sekolah bilingual dan terintegrasi Yahudi-Arab di Yerusalem, meraih penghargaan Sekolah Terbaik Dunia.
Penghargaan diterima pada Sabtu, 4 November 2023, WIB atas prestasinya termasuk membina persatuan, membantu komunitas lokal dan mendukung kesehatan mental.
Para pemenang, yang juga berasal dari Brazil, Kolombia, India dan Afrika Selatan, mendapatkan hadiah sebesar $250.000 dalam penghargaan yang diluncurkan tahun lalu oleh T4 Education, sebuah jaringan global untuk para pendidik.
Pelajaran diajarkan dalam bahasa Ibrani dan Arab kepada lebih dari 600 siswa.
Sekolah tersebut memenangkan penghargaan tersebut di tengah perang Israel di Gaza, yang diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan mematikan di Israel selatan oleh kelompok teroris Palestina Hamas pada 7 Oktober.
“Memenangkan penghargaan sebagai 'sekolah terbaik di dunia' biasanya menjadi sebuah perayaan. Dengan perang yang sedang berlangsung dan ribuan nyawa berharga hilang, ini bukanlah waktu yang tepat untuk merayakannya. Ini adalah waktu untuk resolusi,” kata Dani Elazar, kepala eksekutif jaringan sekolah Hand in Hand, dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Ganjar: Tanpa Gerakkan Alat Negara, Kita Bergerak Bersama Rakyat
Hadiah kolaborasi komunitas diberikan kepada SPARK Soweto, yang berbasis di kota Afrika Selatan tempat mantan presiden Nelson Mandela pernah tinggal.
Lembaga ini dikenal karena mengajarkan siswa cara memilih, mengekang polusi limbah, dan mengatasi kekerasan berbasis gender. Siswanya juga mengajar anak-anak kecil membaca.
Sekolah EEMTI Joaquim Bastos Gonçalves di Carnaubal, Brasil, memenangkan penghargaan mendukung kehidupan sehat karena memberikan siswa akses terhadap psikolog dan pengajaran tentang kesehatan mental setelah pandemi COVID-19.
Baca Juga: Skandal Wakil Wali Kota Selingkuh Terbongkar, Keduanya Pegawai Negeri Sipil, Dilaporkan oleh Istri
Penghargaan inovasi diberikan kepada Riverside School di Ahmedabad, India, atas pendekatan dan programnya yang berpusat pada siswa yang berfokus pada pengembangan empati, kreativitas, dan tanggung jawab sosial.