inter-nasional

Pencabutan Subsidi Ayam Picu Panic Buying di Negeri Jiran Malaysia, Begini Kisah Lengkapnya

Selasa, 31 Oktober 2023 | 20:46 WIB
Warga Penang Malaysia panic buying air mineral, akibatnya rak supermarket semua kosong. (Tangkapan layar Instagram Terang_media)

PONTIANAKGLOBE.COM, KUALA LUMPUR, MALAYSIA -- Warga Malaysia dalam keadaan panik karena kabar bahwa pemerintah akan menghentikan subsidi ayam mulai tanggal 1 November 2023.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan situasi pasokan yang stabil dan harga ayam yang telah terkendali.

Baca Juga: Jude Bellingham Sabet Gelar Kopa Trophy 2023, Begini Komentar Pemain Berpaspor Inggris Itu

Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaysia, Mohamad Sabu, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan mengurangi kebocoran subsidi yang saat ini dinikmati oleh asing dan kelompok berpenghasilan tinggi.

Saat ini, harga tertinggi untuk ayam olahan standar adalah RM9,40 per kilogram.

Baca Juga: Kasus Rangka eSAF Picu Harga Honda BeAT Bekas Anjlok, Begini Keluhan Padagang Motor Bekas Merek Honda

Pemerintah akan memantau harga ayam untuk memastikan bahwa harganya tetap wajar, bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Biaya Hidup.

Langkah-langkah intervensi akan diambil jika terjadi lonjakan harga ayam setelah pencabutan subsidi.

Untuk mengatasi dampak kenaikan biaya hidup, pemerintah telah meluncurkan dua program, yaitu Jualan Rahmah dan Madani Agro Sales.

Baca Juga: Profil Agus Subiyanto, Jadi KSAD Hitungan Hari Kini Calon Panglima TNI dan Orang Dekat Presiden Joko Widodo

Program Jualan Rahmah menawarkan berbagai bahan makanan, seperti telur dan minyak goreng, dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Sementara itu, Madani Agro Sales memungkinkan petani dan nelayan untuk menjual produk mereka langsung kepada konsumen, membantu mengatur harga sekaligus meningkatkan pendapatan produsen.

Baca Juga: Prabowo Subianto Terpancing Tanggapi PDIP yang Sedih Ditinggal Jokowi: Kita Satu Bangsa, Satu Negara

Pemerintah telah berkomunikasi dengan pelaku industri dan mendapat komitmen bahwa harga ayam tidak akan naik secara signifikan.

Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan panic buying, karena peningkatan permintaan dapat menyebabkan kenaikan harga.

Halaman:

Tags

Terkini