inter-nasional

Representasi Jawa dan Luar Jawa, Indikator Politik Indonesia Menilai Prabowo-Erick Lebih Meng-Indonesia

Jumat, 20 Oktober 2023 | 20:07 WIB
Prabowo Subianto dan Erick Thohir dinilai Indikator merepresentasikan seluruh Indonesia. (Twitter.com/@erickthohir)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menurut Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, pemilihan Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (cawapres) akan memberikan keunggulan pada pasangan Prabowo-Erick dalam hal representasi antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

Hal ini berbeda dengan pasangan Anies-Muhaimin, yang keduanya berasal dari Pulau Jawa, dan pasangan Ganjar-Mahfud MD.

Baca Juga: PDIP Tunjuk Gibran Rakabuming Jurkam Ganjar-Mahfud, Apakah Gibran Mundur dari Bursa Cawapres Prabowo?

Meskipun demikian, Burhanuddin Muhtadi berpendapat bahwa Madura, tempat asal Mahfud MD, bukanlah bagian dari Pulau Jawa.

"Dari perspektif elektoral, Erick Thohir memiliki cakupan yang lebih luas di berbagai wilayah, dan tidak terpaku pada satu daerah tertentu. Hal ini membedakannya dari Ridwan Kamil dan Khofifah Indar Parawansa, yang hanya memiliki dukungan lokal," ungkap Burhanuddin saat mempresentasikan hasil survei yang berjudul "Pergeseran Dukungan Partai dan Calon Presiden menjelang Pendaftaran Capres dan Cawapres 2024" di Jakarta pada Jumat, 20 Oktober 2023.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket Konser Ed Sheeran di Jakarta, Dijual Mulai Rp900 Ribu

Burhanuddin melanjutkan dengan mengatakan bahwa Erick Thohir mendapatkan dukungan merata di berbagai daerah, sehingga dia dapat dianggap sebagai figur yang lebih mencerminkan Indonesia secara keseluruhan.

"Di Jawa Timur, dia memiliki dukungan yang kuat; demikian juga di Jawa Tengah. Di Sumatera, dia juga cukup populer, dan di Jawa Barat dia berada di posisi kedua, hanya kalah dari Ridwan Kamil," tambah Burhanuddin.

Baca Juga: Pengambilalihan Manchester United: Ratcliffe Usul Bentuk Komite Sepak Bola Dibantu Glazer dan Brailsford

Namun, Burhanuddin menekankan bahwa keputusan akhir mengenai cawapres Prabowo akan bergantung pada kesepakatan dari partai-partai koalisi yang terlibat.

Sebagai tambahan, peneliti dari Universitas Harvard, Seth Nathan Soderborg, berpendapat bahwa Erick Thohir adalah pilihan yang tepat bagi Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024.

Baca Juga: Pemilu 2024 Semakin Mendekat: Polda Kalbar Sosialisasikan Simulasi Pengamanan

Seth menyoroti kedekatan Erick Thohir dengan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai nilai tambah dibandingkan dengan Gibran Rakabuming Raka.

Seth Nathan Soderborg menilai bahwa faktor NU memiliki peranan penting dalam menentukan kemenangan dalam Pilpres.

Erick Thohir menjadi opsi terbaik bagi Prabowo jika ingin bersaing melawan dua pasangan lain yang telah menggandeng perwakilan dari NU sebagai cawapres.

Halaman:

Tags

Terkini