inter-nasional

Perawat Pekerjaan Mulia: Pengalaman dan Pemikiran Junko Seriguci

Selasa, 12 September 2023 | 12:24 WIB
Junko Seriguci tengah memaparkan materi, Selasa 12 September 2023 - bersama penerjemahnya (Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK- Selasa, 12 September 2023, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Keuskupan Agung Pontianak masih dalam seminar 11-13 September 2023, hari ini menyajikan seminar internasional yang didatangkan langsung dari negeri Samurai, Jepang.

Hari ke dua ini, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo masih menggelar seminar internasional terkait kesehatan dan spesial materi dua khusus diberikan oleh Junko Seriguci dalam mengenalkan Budaya Jepang dan Karakteristik Perawat Jepang yang diikuti oleh 565 mahasiswa Falkutas Kesehatan.

Junko Seriguci merupakan seorang ahli asal Jepang yang telah bekerja di salah satu rumah sakit di Saitama.

Dalam sesi pembukanya, Junko Seriguci memperkenalkan peserta seminar kepada budaya Jepang dengan sebuah tanya jawab tentang Onigiri, salah satu makanan khas Jepang.

Dia kemudian menguraikan beragam aspek budaya Jepang, termasuk perbedaan musim yang memengaruhi pola hidup dan pakaian.

Empat Musim di Jepang

Junko Seriguci dalam sesi tersebut dia memaparkan tentang gambaran bahwa Jepang memiliki empat musim.

Setiap musim Iklimnya berbeda dengan Okinawa di selatan dan Hokkaido di utara Selanjutnya, perbedaan suhu cukup besar Terutama di musim dingin, perbedaannya besar dari bagian utara Honshu.

“Banyak salju turun di Hokkaido,” katanya.

Selanjutnya dia mengungkapkan bahwa di Jepang memiliki banyak jenis bunga yang mekar di musim semi.

Terutama, bunga sakura adalah bunga nasional Jepang. Banyak orang di Jepang menikmati minum atau makan di bawah bunga sakura bersama keluarga dan teman-teman.

Ada juga musim panas dimana kelembaban meningkat, dan suhu naik. Banyak orang pergi berkemah, mengunjungi pantai, menikmati pertunjukan kembang api di berbagai daerah, dan ikut serta dalam festival-festival musim panas yang ramai dengan penonton.

Selanjutnya ada musim gugur, disana ada perubahan suhu (suhu menurun), dia mengatakan bahwa disana siapapun dapat melihat daun-daun musim gugur yang indah.

Banyak orang pergi keluar untuk melihat daun musim gugur yang berwarna-warni.

Halaman:

Tags

Terkini