Rangkaian kegiatan tersebut, kata Setya, tak hanya berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan tetapi juga di sejumlah tempat lainnya.
“Alhamdulillah setelah kita mengalami masa pandemi, saat ini kita bisa lebih bebas, lebih leluasa untuk merayakan bulan kemerdekaan ini dengan lebih semarak,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan diawali dengan dzikir dan doa kebangsaan yang akan digelar di halaman depan Istana Merdeka.
“Seperti sebagaimana biasa, agenda bulan kemerdekaan di Istana akan diawali dengan dzikir dan doa kebangsaan pada tanggal 1 Agustus,” ujar Setya.
Agenda selanjutnya adalah Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan yang akan dilaksanakan pada 14 Agustus dilanjutkan dengan Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada 15 Agustus.
Kemudian pada 16 Agustus akan ada rangkaian acara kenegaraan yang setiap tahun dilaksanakan, yaitu Pidato Kenegaraan dan Pidato Penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2024.
Rangkaian acara ini akan bertempat di Gedung MPR/DPR/DPD RI.
Kemudian pada 17 Agustus dini hari akan dilaksanakan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata yang dilanjutkan dengan acara inti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di pagi hari dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di sore hari.
“Untuk Upacara Detik-Detik Proklamasi dan Upacara Penurunan Bendera di Istana akan dilaksanakan sepenuhnya secara luring atau fisik. Jadi ini kembali sebagaimana sebelum pandemi,” ujar Setya.
Setya menambahkan, pihaknya juga akan kembali memberikan kesempatan bagi segenap masyarakat untuk mengikuti upacara tersebut secara langsung.
“Masyarakat diharapkan dapat hadir untuk mengikuti upacara tersebut secara luring dan dipersilakan untuk mendaftarkan diri melalui sistem aplikasi Pandang Istana,” tandasnya.
Terkait acara pendukung, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan akan ada tiga side events yang dirancang untuk membangkitkan semangat kebangsaan dan kebanggaan atas tradisi dan budaya Indonesia.
Gelaran pertama adalah pemecahan rekor dunia atau Guinness World of Records (GWR) Angklung Tahun 2023 yang akan diselenggarakan pada 5 Agustus.
Acara ini akan melibatkan lebih dari 15 ribu pemain angklung yang dipandu oleh Saung Angklung Udjo untuk memainkan lagu nasional Berkibarlah Benderaku dan lagu internasional Wind of Change.
“Diinisiasi oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) dengan tujuan untuk meningkatkan rasa kecintaan kita terhadap budaya Indonesia yang direpresentasikan melalui pergelaran angklung terbesar di dunia,” ujar Angela.
Artikel Terkait
Lirik Lagu Indonesia Raya untuk Upacara 17 Agustus 2023 Lengkap. Stanza 1, Stanza 2 dan Stanza 3
Tata Tertib Upacara Bendera 17 Agustus 2023 Lengkap. Siapa Saja Petugas Upacara 17 Agustus ?
Download Teks UUD 1945 untuk Upacara 17 Agustus 2023 Pdf Disini Sobat Globe
Teks Protokol Upacara 17 Agustus Pdf ! Kamu Lagi Cari Teks MC Upacara Bendera 17 Agustus 2023 Sob ?
Link Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2023 dan Kapan Pendaftaran Upacara di Istana 2023 Buka
11 Link Twibbon 17 Agustus 2023 Keren Terbaru Gratis ! Cari Twibbon HUT RI Tahun 2023 Sobat Globe ?
Contoh Latar Belakang Proposal 17 Agustus 2023 Terbaru. Coba Pakai Pendahuluan Proposal 17 Agustus Ini Sob
Twibbon 17 Agustus 2023 Gratis dan Keren Terbaru ! Begini Cara Membuat Twibbon 17 Agustus 2023 di HP Sob
Teks Doa Upacara 17 Agustus 2023 Lengkap. Persiapan Sob, Sebentar Lagi HUT ke-78 RI
Lirik Lagu 17 Agustus Beserta Notnya Lengkap. Awal Lirik Lagunya : Tujuh Belas Agustus Tahun Empat Lima