"Teknisnya, LPDP menerima usulan program melalui Project Management Officer Kemenag. LPDP melakukan review dari program yang disarankan dengan melihat Term of Reference dan Anggaran biaya untuk program," terang Agam Bayu Suryanto.
Dikatakan Agam Bayu, tanggung jawab pengelolaan manajemen PBSB tetap dipegang oleh Kementerian Agama. Oleh karena itu, dibentuk Project Management Officer (PMO).
Tugas dari PMO adalah melakukan pengelolaan yang lengkap dan terpadu mulai dari perencanaan, rekrutmen, seleksi, pelaksanaan, pencairan beasiswa, hingga Pendampingan.
"LPDP menerima pengajuan dari PMO, kemudian melakukan telaah atau review terhadap dokumen tersebut. Oleh karena itu data para penerima beasiswa harus benar-benar valid, sesuai petunjuk teknis, dan jelas," ujarnya.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono menambahkan, mekanisme pendaftaran online PBSB masih tetap sama dengan sebelumnya, yakni Pesantren lebih dulu melakukan registrasi dan memilih nama santri yang telah terdata pada Education Management Information System (EMIS).
Sementara pilihan program studi serta komponen beasiswa yang disediakan lebih beragam dan berbeda dengan sebelumnya.
“Jika tidak ada kendala, pendaftaran PBSB secara online akan dibuka pada tanggal 3 hingga 13 Juli 2023. Oleh karenanya, santri calon pendaftar agar mempersiapkan diri dan mengikuti perkembangan informasi beasiswa ini melalui berbagai kanal media Kemenag,” tandasnya. ***
Artikel Terkait
Gempa Cianjur, Caritas Indonesia dan Jaringan Menuju Pondok Pesantren Al-Mutmainah Posko yang Belum Terjangkau
Caritas Indonesia Berikan Layanan Medis untuk Pengungsi Korban Gempa Cianjur, Termasuk Buka Posko di Pesantren
10 Lembaga Pemberi Beasiswa Luar Negeri Amerika hingga Inggris. Termasuk Tips Agar Lolos Seleksi
10 Lembaga Pemberi Beasiswa di Australia. Cocok Bagi Pemburu Beasiswa, Nomor 10 Cocok untuk Program Riset
Bingung Permodalan, Wagub Kalbar Ria Norsan Pastikan Perbankan Syariah Bantu UMKM Pondok Pesantren
Buruan Sobat Globe, Ada Beasiswa 100 Persen di Polteknaker Nih
Pemkot Pontianak Bakal Bantu Beasiswa Anak-Anak Putus Sekolah Termasuk Pengamen