Hari bersejarah ini dikenal sebagai Gwangbokjeol atau “Hari Pemulihan Cahaya”.
Masyarakat Korsel merayakannya lewat festival budaya, pertunjukan seni, hingga upacara kenegaraan yang penuh khidmat.
Baca Juga: Bukan Sembarang Mobil! Mengintip ‘The Beast’, Limusin Super Canggih Presiden AS
3. Korea Utara
Meski kini terpisah, Korea Utara (Korut) juga merdeka dari kolonialisme Jepang pada 15 Agustus 1945.
Namun, perayaan di Korut dilaksanakan dengan nuansa politik yang menonjol, sesuai narasi rezim yang berkuasa.
4. Bahrain
Bahrain memproklamasikan kemerdekaan dari Inggris pada 15 Agustus 1971.
Walaupun hari nasional resminya diperingati pada Desember, tanggal ini tetap dianggap tonggak penting lahirnya kedaulatan Bahrain.
Baca Juga: Gempa Poso 6,0 SR, Puluhan Warga Luka, Gereja Ikonik Rusak Parah
5. Liechtenstein
Negara mungil di Eropa ini memperingati kemerdekaan sejak 15 Agustus 1866.
Menariknya, tanggal tersebut juga bertepatan dengan ulang tahun pangeran yang memerintah, sehingga perayaan berlangsung meriah dengan parade, pesta rakyat, dan pidato keluarga kerajaan.
6. Republik Kongo
Afrika pun memiliki negara dengan tanggal kemerdekaan yang sama. Republik Kongo resmi merdeka dari Prancis pada 15 Agustus 1960.
Setiap tahun, warga Kongo mengenang perjuangan dengan upacara resmi, pertunjukan seni, dan acara budaya nasional.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Terima Pengurus Pusat Parmusi di Istana Merdeka, Hal Ini yang Dibicarakan
25 Catatan Wali Kelas di e-Rapor Kurikulum Merdeka 2023 yang Inspiratif dan Positif
Kumpulan Soal IPS Kelas 2 SD untuk Persiapan Ujian Semester 2 (Kurikulum Merdeka)
Mendukung Pers Merdeka, Tiga Pasang Capres-Cawapres Konfirmasi Hadir di Deklarasi 10 Februari
Kampus Promo Serba Merdeka! Gabung di San Agustin
Paus Fransiskus Sampaikan Salam Hangat kepada Presiden Terpilih Prabowo di Istana Merdeka