Pesta Rakyat Berujung Duka, Maula Akbar Minta Maaf, Tiga Orang Tewas di Resepsi Pernikahannya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 20 Juli 2025 | 13:45 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kiri) bersama putranya, Maula Akbar, dalam satu kesempatan.  (Instagram @maula_akbar08)
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (kiri) bersama putranya, Maula Akbar, dalam satu kesempatan. (Instagram @maula_akbar08)

PONTIANAKGLOBE.COM, GARUT -- Anggota DPRD Jawa Barat sekaligus putra Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Maula Akbar Mulyadi Putra atau Ula, menyampaikan permohonan maaf atas insiden tragis dalam acara pesta rakyat yang digelar sebagai bagian dari resepsi pernikahannya.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat siang, 18 Juli 2025, di kawasan Alun-alun Pendopo Garut.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Sambut Baik Ajang Duta Genre Sebagai perencanaan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja

Acara yang semula dijadwalkan berlangsung malam hari itu sudah dipadati massa sejak siang.

Kepadatan tak terkendali menimbulkan kericuhan hingga menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Dalam konferensi pers di Rumah Dinas Wakil Bupati Garut pada Sabtu, 19 Juli 2025, Ula menyampaikan rasa duka mendalam, didampingi sang istri, Putri Karlina, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Garut.

“Saya bersama istri mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan—ayah, ibu, dan anak yang kehilangan orang-orang terkasih,” ucap Ula.

Baca Juga: Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris Masuk Ke Markas Komando Polres Ketapang Untuk Pertama Kali

Ia mengaku sangat terpukul dan tak pernah membayangkan acara yang disiapkan untuk berbagi kebahagiaan justru berujung duka.

“Fakta di lapangan ternyata jauh dari ekspektasi kami berdua dan tim kami,” ujarnya.

Ula menegaskan bahwa pesta rakyat tersebut digelar dengan niat tulus untuk membahagiakan masyarakat, khususnya warga Garut dan tamu dari luar daerah.

Namun, ia menyadari bahwa apa yang terjadi jauh dari harapan.

Baca Juga: TNI AU Gelar Pengobatan Massal, Bupati Sujiwo: Wujud Nyata Pengabdian untuk Rakyat

“Saya memohon maaf kepada semuanya. Tidak ada maksud dari kami untuk melukai siapa pun, apalagi keluarga korban,” tutup Ula. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X