PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto berencana menyumbangkan 20 ribu hektare lahan pribadi miliknya kepada World Wildlife Fund (WWF) untuk mendukung upaya konservasi gajah di Aceh.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi setelah rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 2 Desember 2024.
"Ini merupakan bagian dari permintaan WWF, yang disampaikan oleh Raja Inggris. Mereka meminta Pak Prabowo untuk menyediakan wilayah konservasi bagi gajah," kata Hasan.
Hasan menjelaskan bahwa permintaan awal dari WWF adalah untuk lahan seluas 10 ribu hektar di Aceh.
Namun, Prabowo memutuskan untuk menyumbangkan 20 ribu hektar lahan pribadinya untuk tujuan konservasi tersebut.
"Waktu itu diminta 10 ribu hektar, namun Pak Prabowo berinisiatif untuk memberikan 20 ribu hektar lahan pribadinya untuk konservasi gajah, yang nantinya akan dikelola oleh WWF," jelas Hasan.
Baca Juga: Refleksi 34 Tahun WALHI Kalbar, Perjalanan dan Tantangan Gerakan Lingkungan Hidup
Prabowo sendiri sejak kampanye telah menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian alam, termasuk tumbuhan, hewan, dan ekosistem.
Hal ini menjadi salah satu prioritas penting dalam kepemimpinannya.
Kepedulian terhadap lingkungan juga tercermin dalam salah satu program prioritas Kabinet Merah Putih, yang menjamin pelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari 17 program utama yang diusung dalam kepemimpinan Presiden Prabowo. ***
Artikel Terkait
Harimau Aceh Hendak Dijual, Tersangka Siap Dipenjara
Ini 6 Alasan Menggapa Trenggiling Dilindungi Sesuai UU No 5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati
Seiko Prospex 2nd Edition: Mengukir Jejak Konservasi Komodo
Prabowo-Gibran Prioritaskan Konservasi Alam dan Budaya
Bukan Hanya Sumber Daya Alam, Prabowo Gibran Fokus pada Konservasi Kebudayaan
Seiko Prospex Indonesia Exclusive 2nd Edition: Perpaduan Keindahan Jam Tangan dan Komitmen Konservasi