Seperti ajakan Paus untuk memperkuat perdamaian dan persatuan dalam bingkai NKRI. Ia juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya PMKRI harus terlibat aktif dalam membangun masa depan Indonesia yang damai dan rukun.
“Kalian adalah generasi harapan dan persatuan untuk membangun masa depan Indonesia. Teruslah terlibat aktif dalam merawat persatuan dan perdamaian di Indonesia," kata Mgr. Anton.
Terhadap langkah-langkah yang diambil oleh pengurus baru PP PMKRI, Ketua Presidium KWI menyabut baik. Ia berharap agar PMKRI mampu membuat kaderisasi yang kontekstual dan relevan.
"PMKRI harus cepat tanggap dengan berbagai perubahan yang ada dan berbagai persoalan sosial, kemanusian, lingkungan dan masalah-masalah perempuan," ucap Mgr. Anton.
Selain itu, ia juga menyambut baik atas inisitaif PP PMKRI Periode 2024-2026 untuk mengaktifkan kembali forum Pastor Moderator PMKRI se-Indonesia.
"Peran pastor moderator sangat vital ya dalam membimbing dan mendampingi kaderisasi di PMKRI. Kita akan terus berkoordinasi untuk mewujudkan gerakan ini," ujar Mgr. Anton.
Pertemuan yang hangat ini, diakhiri dengan pemberian berkat perutusan oleh Mgr. Anton kepada jajaran PP PMKRI Periode 2024-2026. ***
Artikel Terkait
Siapa Lidya Natalia Sartono? Perempuan Dayak asal Kapuas Hulu, Mantan Ketua PMKRI Raih Gelar Doktor Pendidikan
PMKRI Bakal Selenggarakan Jambore Kewirausahaan Dapat Dukungan Dari Menteri Pariwisata Sandiaga Uno
PMKRI Minta Polisi Tangkap Ketua RT dan Massa yang Aniaya Mahasiwa Katolik saat Doa Rorasio
Ketua Presidium PP PMKRI Ajak Masyarakat dan Kader untuk Menjaga Hutan Sebagai Sumber Kehidupan
Kominfo, PT Pos Indonesia, dan KWI Launching Perangko Khusus Kunjungan Paus Fransiskus
KWI Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf Setelah Kunjungan Paus Fransiskus