Kominfo, PT Pos Indonesia, dan KWI Launching Perangko Khusus Kunjungan Paus Fransiskus

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 3 September 2024 | 08:00 WIB
Bertepatan dengan momen bersejarah kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia, 3-6 September 2024, Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan PT Pos Indonesia meluncurkan Perangko Khusus bertema Kunjungan Paus Fransiskus ke  (Dok. Pontianak Globe)
Bertepatan dengan momen bersejarah kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia, 3-6 September 2024, Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan PT Pos Indonesia meluncurkan Perangko Khusus bertema Kunjungan Paus Fransiskus ke (Dok. Pontianak Globe)

"Semuanya sudah full siap tinggal printilan-printilin (hal-hal kecil)yang memang masih harus kami kombinasikan dan kami sesuaikan. Yang pasti kami mengucap syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah ambil bagian dalam persiapan ini terutama teman-teman kami dari pemerintahan instansi terkait sampai TNI-Polri, Kementerian Luar Negeri Kementerian Agama, dan kementerian Kementerian lainnya yang juga ambil bagian dalam persiapan menyambut kedatangan Paus, seperti nmisalnya Kemkominfo yang ambil bagian dalam penerbitan perangko bekerjasama dengan Konvensi Wali gereja Indonesia," ujar Jonan. 

Baca Juga: Saat Paus Fransiskus Bernyanyi ‘che sara’ dengan para Wartawan dari Indonesia

“Ini menjadi kenang-kenangan masyarakat Indonesia, bagi pecinta perangko atau filateli, dan umat Katolik, atas kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia,” ujarnya. 

Jonan menambahkan, perangko tersebut akan diedarkan kepada publik dalam bentuk pecahan 3.500 dan 40.000.

Adapun lembaran perangko pecahan 3.500 dengan isi 18 perangko dilepas dengan harga Rp63 ribu per lembarnya.

Lanjutnya, pada dua kunjungan Paus terdahulu ke Indonesia, PT Pos Indonesia juga menerbitkan perangko seri khusus. Yakni pada kunjungan Paus Paulus VI di tahun 1970 dan Paus Yohanes Paulus II (1989).

Terakhir Jonan menyampaikan terima kasih dan meminta dukungan doa seluruh masyarakat agar semuanya berjalan lancar.

"Terima kasih atas semua bentuk dukungan baik itu terkait perizinan, dukungan finansial dari banyak pihak, dukungan spiritual, dan juga teman-teman media yang turut ambil bagian menyemarakkan kedatangan Paus Fransiskus. Sungguh luar biasa media yang sudah mendatar sekitar 800-an untuk ikut terlibat dalam acara ini," pungkasnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X