Dengan menguasai Golan, Israel dapat mengancam ibu kota Damaskus yang berjarak 60 kilometer dan mengamankan sumber air minum bagi populasinya.
Baca Juga: Gol Jens Raven Antar Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024
Pemerintah Israel menolak menggunakan Golan sebagai alat tawar perdamaian.
Saat ini, lebih dari 30 pemukiman Yahudi dengan sekitar 20.000 warga Israel berada di Golan.
Pemukiman ini dianggap ilegal menurut hukum internasional, meskipun Israel menyangkalnya.
Mereka hidup berdampingan dengan sekitar 20.000 warga lokal, mayoritas etnis Arab Druze.
Siapa Druze?
Druze adalah kelompok etnoreligius Arab yang tersebar di Suriah, Lebanon, dan Israel.
Mereka adalah mayoritas di Golan dan banyak yang merasa terikat dengan Suriah, memiliki keluarga di sana.
Salah satu desa Druze, Majdal Shams, menjadi sasaran serangan roket pada Sabtu (27/7).
Warga Druze di Golan bisa mengajukan kewarganegaraan Israel, namun hanya sedikit yang melakukannya, kebanyakan tetap menjadi warga negara Suriah atas dasar loyalitas. ***
Artikel Terkait
8 Startup Israel Terkenal yang Mungkin Anda Kenal, yang Mana Sering Kamu Gunakan?
Ledakan Guncang Kedubes Israel di India
Ada Apa? Amerika Serikat Tarik Kapal Induk Tercanggihnya dari Israel!
Tuntutan Afrika Selatan Terhadap Israel di Mahkamah Internasional Mulai Disidangkan, Diwarnai Demonstrasi Kedua Pendukung
Arab Saudi Tegas Katakan Membela Israel Melawan Iran
Pertemuan Harris dan Netanyahu di Washington Menjadi Sorotan di Tengah Dukungan Biden terhadap Israel