Wong, yang sebelumnya tidak dipandang sebagai pilihan utama, naik menjadi pemimpin Singapura setelah pandemi, ketika ia menjadi wajah yang akrab di mata warga dengan tenang menjelaskan langkah-langkah anti-Covid.
Baca Juga: Vespa Kesayangan Babe Cabita Terjual Rp212 Juta, Juragan 99 Kalah di Detik-detik Akhir!
Dalam pidato pengukuhannya, Wong menjanjikan kepemimpinan yang akan berbeda dari generasi sebelumnya, dengan fokus pada kesatuan dan inklusivitas.
Para analis melihat Wong sebagai pilihan aman PAP yang dirancang untuk menekankan kesinambungan.
Pemilu mendatang pada November tahun depan akan menjadi ujian politik terbesar bagi Wong sebagai perdana menteri, ketika masyarakat Singapura memutuskan masa depan mereka di era pasca-Lee. ***
Artikel Terkait
Setelah Hadiri Pelantikan KSAD, Luhut Akan Kembali ke Singapura untuk Perawatan Lanjutan
COVID-19 di Singapura Kembali Melonjak Naik, Bahkan Sudah Tembus 20 Ribu Kasus, Ini Dugaan Pemicunya
Kasus Covid-19 Meningkat di Singapura, Ini Gejala Varian Baru yang Kamu Harus Tahu dan Waspada
Kasus COVID-19 di Singapura Melonjak Akibat Varian EG.5, Ini Gejalanya yang Kamu Harus Tahu dan Diwaspadai
Prabowo Ungguli Pilpres, PM Singapura Ucapkan Selamat dan Bahas Hubungan Bilateral
MetaComp dan Harvest Global Bersatu untuk Meluncurkan ETF Hong Kong di Singapura!