Budisatrio Djiwandono: Program Kartu Kesejahteraan Sosial Era Presiden Jokowi akan Diteruskan oleh Prabowo-Gibran

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 19 Januari 2024 | 17:04 WIB
Komandan Tim Komuinikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono. (Dok. Pontianak Globe)
Komandan Tim Komuinikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Komandan Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa berbagai program kartu kesejahteraan sosial yang diterapkan pada era Presiden Joko Widodo adalah warisan yang positif.

Oleh karena itu, Budisatrio memastikan bahwa Prabowo-Gibran akan melanjutkan program-program tersebut.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Destinasi Gratis Terbaik di Sydney Australia

"Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan, dan kartu lainnya merupakan warisan baik dari Pak Jokowi. Semua program yang positif ini akan dilanjutkan oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran," ujarnya kepada wartawan pada Jumat (19/1) di Jakarta.

Tidak hanya sekadar melanjutkan, Budisatrio juga menyatakan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran nantinya akan menambahkan kartu-kartu lain dalam rangka meningkatkan program kesejahteraan sosial.

Tujuan dari program tersebut, menurutnya, adalah untuk mengurangi kemiskinan secara signifikan.

"Kami berencana menambahkan Kartu Indonesia Sehat Lansia untuk orangtua, Kartu Anak Sehat untuk pencegahan stunting, serta kartu start-up untuk generasi milenial dan Z. Semua ini termasuk dalam 8 Program Hasil Terbaik Cepat yang akan diawasi langsung oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran," paparnya.

Baca Juga: Mandala Shoji Akhirnya Gugat Hotel di Pontianak yang Mengusirnya, Sang Istri Mengakui Masih Trauma dan Sangat Malu

Dalam dokumen Visi Misi Prabowo-Gibran dijelaskan bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 tersebut memiliki target untuk mengurangi angka kemiskinan menjadi di bawah 5 persen dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia dengan skor di atas 80.

Oleh karena itu, kartu-kartu kesejahteraan diharapkan dapat didukung oleh berbagai subsidi, bantuan tunai dan non-tunai, serta program kredit usaha.

"Program kredit usaha akan difokuskan pada sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan usaha rakyat lainnya. Jika Prabowo dan Gibran diberi amanah, kami akan meningkatkan dan menyempurnakan fondasi yang telah dibangun oleh Pak Jokowi dengan sangat baik," tambah Budisatrio.

Baca Juga: Tahun Naga Kayu 2024: 5 Shio yang Kariernya Bersinar Rezeki akan Mengalir Deras Seperti Sungai yang Tak Pernah Kering

Seperti yang diketahui, selama dua periode kepemimpinannya, Presiden Joko Widodo telah meluncurkan banyak program kartu kesejahteraan.

Di sektor pendidikan, Kartu Indonesia Pintar (KIP) memberikan dukungan kepada 17,9 juta siswa, 2,2 juta siswa sekolah agama, 908 ribu mahasiswa, dan 67,8 ribu mahasiswa agama.

Sementara itu, di sektor perlindungan sosial, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kartu Prakerja, dan Program Keluarga Harapan (PKH) telah memberikan manfaat kepada jutaan penerima manfaat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X