Kisah Pilu di Balik Tugu Abel Tasman, Tempat Pendaki Ditemukan Tak Bernyawa Usai Gunung Marapi Erupsi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 6 Desember 2023 | 20:26 WIB
Tugu Abel Tasman di Puncak Merapi, Sumbar. (facebook/ Anak-Anak Minang)
Tugu Abel Tasman di Puncak Merapi, Sumbar. (facebook/ Anak-Anak Minang)

PONTIANAKGLOBE.COM, SUMBAR -- Bagi para pendaki Gunung Marapi, Tugu Abel yang terletak tidak jauh dari puncak merpati menjadi simbol yang tak terpisahkan.

Tempat ini sering dijadikan istirahat atau lokasi swafoto bagi para pendaki yang menaklukkan Gunung Marapi.

Baca Juga: 7 Fakta Kasus Yesa, Bocah Sandai Ketapang yang Dianiaya Orang Tua hingga Meninggal

Namun, setelah Gunung Marapi meletus pada Minggu, 3 Desember 2023, Tugu Abel Tasman menjadi saksi pilu atas kepergian seorang pendaki.

Yashirli Amri ditemukan meninggal dunia di dekat Tugu Abel saat tim rescue mencapai lokasi tersebut pada Selasa, 5 Desember 2023.

Baca Juga: Cara Menentukan Ras Anjing Peliharaan Anda

Dikutip dari akun Instagram @bpbd.kotabukittinggi, Yashirli Amri ditemukan dalam keadaan kehabisan oksigen di Tugu Abel Tasman dan dinyatakan meninggal dunia.

Yashirli Amri sempat membuat video selama erupsi Gunung Marapi yang kemudian viral di TikTok.

Dalam video tersebut, dia meminta tolong sambil berlumuran abu erupsi di sekitar Tugu Abel.

Sayangnya, saat ditemukan, nyawanya sudah tiada.

Baca Juga: Jatanras Polres Kubu Raya Berhasil Mengamankan Pelaku Penggelapan Mobil Rental dalam Kolaborasi dengan Jatanras Polresta Palangkaraya Kalteng

Pertanyaan muncul, apa kisah di balik Tugu Abel Tasman?

Diketahui bahwa Abel Tasman, alumni SMA 6 Padang dan anggota komunitas JIPALA, merupakan salah satu dari 15 pendaki yang mendaki Gunung Marapi pada 5 Juli 1992.

Saat erupsi terjadi, Abel Tasman berada dekat puncak merpati bersama Sulastri.

Ketika letusan terjadi, pendaki berusaha turun ke bawah menyusuri jalur yang berbeda.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X