PONTIANAKGLOBE.COM, GAZA -- Israel menggunakan robot canggih untuk menonaktifkan terowongan di Gaza dengan memanfaatkan drone pembunuh dan robot anjing pelacak bernama 'Oketz' dan 'Samur'.
Baca Juga: Paus Fransiskus Angkat Fransiskus Nipa Sebagai Uskup Agung Koajutor Makassar, Begini Kiprahnya
Kedua robot ini telah dilatih untuk melacak terowongan sepanjang 500 kilometer di Gaza.
Israel menggunakan radar penetrasi tanah dan pendeteksi gravitasi berteknologi tinggi untuk memetakan sistem di bawah terowongan tersebut.
Baca Juga: Tentara IDF Israel Berbagi Foto di Parlemen Hamas yang Berhasil Mereka Taklukkan
Hamas telah membangun labirin di bawah tanah selama hampir satu dekade, beberapa terowongan mencapai kedalaman 70 meter untuk menyimpan senjata dan cadangan makanan.
Kehancuran terowongan ini dianggap krusial untuk keberhasilan serangan balik Israel sebagai tanggapan atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.400 warga sipil Israel.
Baca Juga: Masyarakat Sipil Yerusalem Bersatu untuk Membantu di Tengah Perang dengan Hamas
Meskipun memasuki terowongan tidak mudah karena banyak jebakan yang disiapkan Hamas, robot-robot Israel dilengkapi dengan sensor dan peralatan untuk mendeteksi berbagai jebakan yang dipasang Hamas.
Baca Juga: Soal Palestina, Ganjar : Indonesia Harus Jadi Inisiator Perdamaian
Robot anjing pelacak mampu mendeteksi bom dan bahan peledak, menemukan jalan masuk, dan menyerang personel musuh dengan mengigit tangan mereka.
Baca Juga: Bella Hadid Dikabarkan Dipecat Dior, Benarkan karena Bella Hadid Sering Dukung Palestina
Sebagai informasi tambahan, Rand Corporation melaporkan bahwa Hamas mempekerjakan 900 orang untuk membangun sistem terowongannya, dan mereka juga mengirim tim insinyur ke Iran untuk mempelajari persediaan listrik, ventilasi, dan air di dalam terowongan.
Baca Juga: Delegasi Indonesia Mengirimkan Bantuan 26,5 Ton ke Palestina
Konflik antara Hamas dan Israel telah berlangsung selama satu bulan dengan korban jiwa terus bertambah, di mana lebih dari 11.000 warga Palestina dilaporkan menjadi korban tewas dalam konflik ini. ***
Artikel Selanjutnya
Hamas dan Israel Berkonflik, Paus Fransiskus yang Sakit
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Hamas dan Israel Berkonflik, Paus Fransiskus yang Sakit
Masyarakat Sipil Yerusalem Bersatu untuk Membantu di Tengah Perang dengan Hamas
Perang Israel-Hamas Sedang Berlangsung: Serangan Israel membuat 700.000 Anak di Gaza Kehilangan Tempat Tinggal
Fatwa MUI Serukan Boikot Produk Israel, Begini Dampaknya Bagi Investasi Menurut Bahlil Lahadalia
Tentara IDF Israel Berbagi Foto di Parlemen Hamas yang Berhasil Mereka Taklukkan
Kelompok Houthi di Yaman Klaim Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Israel Begini Israel Mencegatnua di Dekat Eilat
Rumah Sakit Baptis Al-Ahli Satu-satunya yang Beroperasi di Gaza, Menangani 500 Korban Konflik Israel-Hamas