PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengumumkan bahwa deklarasi calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto akan dilakukan setelah semua ketua umum (ketum) partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) hadir di Jakarta.
Muzani mengungkapkan informasi ini saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-72 Prabowo di Rumah Kertanegara, Jakarta, pada hari Selasa.
Dia menjelaskan bahwa beberapa ketum partai KIM masih berada di luar negeri, mengikuti perjalanan Presiden Joko Widodo.
Setelah semua ketum berkumpul di Jakarta, mereka akan segera mengadakan pertemuan untuk membahas pasangan calon Prabowo Subianto.
Baca Juga: Raffi Ahmad Unggah Erick Thohir Urus SKCK Cawapres. Sinyal Kuat Berpasangan dengan Prabowo
Menurut Muzani, menunggu hingga semua ketum partai KIM hadir di Jakarta adalah hal yang penting, karena keputusan mengenai cawapres Prabowo harus mendapat persetujuan dari seluruh ketum partai yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa penundaan deklarasi bukan disebabkan oleh keraguan terhadap sosok cawapres yang akan dipilih, melainkan karena masih ada ketua umum yang mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kenegaraan ke luar negeri.
Muzani juga telah memberikan arahan yang sama kepada sekretaris jenderal partai politik yang tergabung dalam KIM, dan rapat dengan koalisi partai telah diadakan.
Ia menekankan bahwa keputusan mengenai cawapres Prabowo Subianto adalah ranah dan kewenangan ketum masing-masing partai, bersama dengan calon presiden.
Baca Juga: Sah! Mahfud MD Cawapres Ganjar, Miliki Harta Kekayaan Rp29,54 Miliar
Sementara menunggu kehadiran semua ketum partai politik KIM, Muzani menyatakan bahwa persiapan teknis untuk pendaftaran dan pembentukan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Prabowo akan terus dilakukan.
Ini termasuk lima aspek penting, yaitu calon presiden, calon wakil presiden, partai-partai yang berpartisipasi, visi dan misi, serta tim pemenangan.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disambut Sorakan 'Presiden' saat Menyaksikan MotoGP di Sirkuit Mandalika
Artikel Terkait
Podcast Merry Riana, Anies Baswedan Sebut Dana Rp50 Miliar Bentuk Dukungan Menang Pilkada 2017 Bukan Utang
Para Relawan Anies Antusias Sambut Kehadiran Gus Imin di Posko Nasional untuk Menyatukan Kekuatan Relawan AMIN
Gibran Komentari Terkait Penolakan MK atas Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres. Jawabannya Mas Wali Tak Terduga
Siapa Almas Tsaqibbirru? Sosok Pengagum Gibran di Balik Gugatan Syarat Usia Capres
Putusan MK Terkait Syarat Capres-Cawapres Dikritik oleh TPN Ganjar. Muluskan Gibran Balon Cawapres 2024
Gibran Dipanggil Menghadap DPP PDIP, Biasanya Susananya Santai
Megawati Tetapkan Mahfud MD sebagai Cawapres Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024