Korban adalah fans dari tim Swedia yang dimana para korban mengenakan jersey negara tersebut.
Tersangka penyerang, yang disebutkan oleh media lokal sebagai Abdesalem Lassoued, menggunakan nama 'Slayem Slouma' untuk mengkomfirmasi tentang penembakan tersebut di vidio Facebook.
Pelaku juga menambahkan bahwa dia berusaha membalas pembunuhan seorang anak laki-laki Amerika-Palestina berusia enam tahun.
Dalam vidio tersebut, pelaku berbicara dalam bahasa Arab, dia merayakan pembantaian tersebut, dan mengatakan dia melakukannya atas nama ISIS.
Pertandingan antara Belgia dan Swedia kemudian dibatalkan, dengan para pemain dan penggemar dikurung di dalam stadion selama dua setengah jam sampai mereka diizinkan keluar.
Saat ini masih dari sumber yang sama pelaku, penembaknya masih buron.
Polisi mengonfirmasi bahwa pria dalam video tersebut yang mengenakan jaket oranye, syal hitam, topi baseball kuning, dan janggut hitam tebal adalah orang yang mereka cari sehubungan dengan penembakan tersebut.
Baca Juga: Jam Tayang Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Siaran Langsung RCTI!
Pertandingan kedua negara ini akhirnya resmi tak dilanjutkan.
Badan sepak bola Eropa UEFA pun memutuskan untuk tidak melanjutkan laga ini.
“Menyusul dugaan serangan teroris di Brussels malam ini, telah memutuskan setelah berkonsultasi dengan kedua tim dan otoritas kepolisian setempat, bahwa pertandingan kualifikasi UEFA EURO 2024 antara Belgia dan Swedia tidak dilanjutkan,” tulis UEFA di laman resmi mereka.
***